Imbas Perang, Bayi Prematur di Ukraina Butuh Perangkat Oksigen
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:59 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Juru Bicara badan kesehatan global Unitaid, Herve Verhoosel mengatakan perang di Ukraina meningkatkan risiko kelahiran prematur hingga menyebabkan bayi membutuhkan lebih banyak oksigen.
“Perang meningkatkan tingkat stres pada wanita hamil, yang mengarah pada peningkatan jumlah kelahiran prematur yang dilaporkan,” kata Verhoosel kepada wartawan pada konferensi pers regulerWHO.
Baca juga: Pertama dan Terbesar di Ukraina, Ini Penampakan Masjid Ar-Rahma
“Bayi yang lahir prematur lebih mungkin mengalami komplikasi pernapasan, neurologis ataupencernaan, kondisi yang sering membutuhkan oksigen untuk perawatan” lanjutnya dikutip dari WHO, Rabu (10/8/2022).
Bersama dengan mitranya, Vayu Global Health, Unitaid telah menyediakan 220 perangkat ultra-low cost, portable, electric-free (bCPAP) dan 125 sistem blender oksigen.
Perangkat bCPAP adalah cara non-invasif untuk memberi ventilasi pada bayi baru lahir yang kesulitan bernapas.
Ini memungkinkan pengiriman konsentrasi, aliran, dan tekanan oksigen yang tepat, yang secara dramatis dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup bayi baru lahir danbayi.
“Perang meningkatkan tingkat stres pada wanita hamil, yang mengarah pada peningkatan jumlah kelahiran prematur yang dilaporkan,” kata Verhoosel kepada wartawan pada konferensi pers regulerWHO.
Baca juga: Pertama dan Terbesar di Ukraina, Ini Penampakan Masjid Ar-Rahma
“Bayi yang lahir prematur lebih mungkin mengalami komplikasi pernapasan, neurologis ataupencernaan, kondisi yang sering membutuhkan oksigen untuk perawatan” lanjutnya dikutip dari WHO, Rabu (10/8/2022).
Bersama dengan mitranya, Vayu Global Health, Unitaid telah menyediakan 220 perangkat ultra-low cost, portable, electric-free (bCPAP) dan 125 sistem blender oksigen.
Perangkat bCPAP adalah cara non-invasif untuk memberi ventilasi pada bayi baru lahir yang kesulitan bernapas.
Ini memungkinkan pengiriman konsentrasi, aliran, dan tekanan oksigen yang tepat, yang secara dramatis dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup bayi baru lahir danbayi.