Hikmah Rahmani: Energi Syukur
A. rahman habsyi
Kamis, 11 Agustus 2022 - 04:00 WIB
ilustrasi (langit7.id/istock)
الشُّكْرُ : الثَّنَاءُ عَلَى المُحْسِنِ بِمَا أوْ لَاكَهُ مِنَ المَعْرُوفِ
“Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut”
Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dapat melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Bisa juga melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Dan dapat juga Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah” (Ibnu Qayyim - Madarijus Salikin, 2/244).
Baca Juga: Hikmah dari Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban di Surat Ar Rahman
Hal pertama dan terpenting yang wajib menjadi alasan untuk bersyukur adalah bahwa anda masih diberi kesempatan untuk menikmati kehidupan ini hari demi hari. Maka, pergunakanlah kesempatan sebaik-baiknya.
"Ya Allah, tidak ada kenikmatan yang Engkau berikan kepada kami atau kepada orang lain dari hamba-hamba-Mu dan makhluk lainnya, kecuali semuanya berasal dari-MU semata, tidak ada sekutu bagi-Mu, maka segala puji hanya milikMu dan Syukur hanya untuk-Mu”.
“Syukur adalah pujian bagi orang yang memberikan kebaikan, atas kebaikannya tersebut”
Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dapat melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Bisa juga melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Dan dapat juga Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah” (Ibnu Qayyim - Madarijus Salikin, 2/244).
Baca Juga: Hikmah dari Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban di Surat Ar Rahman
Hal pertama dan terpenting yang wajib menjadi alasan untuk bersyukur adalah bahwa anda masih diberi kesempatan untuk menikmati kehidupan ini hari demi hari. Maka, pergunakanlah kesempatan sebaik-baiknya.
"Ya Allah, tidak ada kenikmatan yang Engkau berikan kepada kami atau kepada orang lain dari hamba-hamba-Mu dan makhluk lainnya, kecuali semuanya berasal dari-MU semata, tidak ada sekutu bagi-Mu, maka segala puji hanya milikMu dan Syukur hanya untuk-Mu”.