Kim Jong Un Deklarasikan Korea Utara Bebas Covid-19
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:15 WIB
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. (Foto: Kantor Berita Pusat Korea/Layanan Berita Korea)
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menyatakan kemenangan negaranya melawan pandemi Covid-19. Kim juga memerintahkan agar tindakan pencegahan dilonggarkan hanya tiga bulan setelah mengakui adanya wabah.
Kantor berita negara Korut (KCNA) seperti dilansir AP, Kamis (11/8/2022), Kim mengatakan kasus demam harian yang sebelumnya mencapai ratusan ribu pada awal wabah berkurang hingga di bawah 90.000 sebulan kemudian. Angka itu disebut terus menurun hingga tak ada kasus yang dilaporkan sejak 29 Juli.
Baca Juga:Muncul Virus Langya, Pemerintah China Ingatkan untuk Hati-Hati
"Sejak kami mulai menjalankan kampanye anti-epidemi darurat maksimum (Mei), kasus demam harian yang mencapai ratusan ribu pada hari-hari awal wabah berkurang dan terus menurun. Tidak ada satu kasus pun demam yang diduga terkait dengan virus jahat telah dilaporkan sejak 29 Juli," kata Kim Jong Un dalam pidatonya.
Kim mengaku takjub dengan apa yang dilakukan oleh negaranya dalam menangani pandemi Covid-19. Dia menyatakan bahwa upaya singkat yang dilakukan Korut ini akan dicatat dalam sejarah.
"Keberhasilan kami dalam mengatasi penyebaran penyakit dalam waktu yang begitu singkat dan memulihkan keselamatan dalam kesehatan masyarakat dan menjadikan bangsa kami sebagai zona bebas virus yang bersih kembali adalah hal yang luar biasa. Keajaiban yang akan dicatat dalam sejarah kesehatan masyarakat dunia," tambah Kim.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Meningkat, Wuhan Tutup Perkantoran dan Transportasi Umum
Kantor berita negara Korut (KCNA) seperti dilansir AP, Kamis (11/8/2022), Kim mengatakan kasus demam harian yang sebelumnya mencapai ratusan ribu pada awal wabah berkurang hingga di bawah 90.000 sebulan kemudian. Angka itu disebut terus menurun hingga tak ada kasus yang dilaporkan sejak 29 Juli.
Baca Juga:Muncul Virus Langya, Pemerintah China Ingatkan untuk Hati-Hati
"Sejak kami mulai menjalankan kampanye anti-epidemi darurat maksimum (Mei), kasus demam harian yang mencapai ratusan ribu pada hari-hari awal wabah berkurang dan terus menurun. Tidak ada satu kasus pun demam yang diduga terkait dengan virus jahat telah dilaporkan sejak 29 Juli," kata Kim Jong Un dalam pidatonya.
Kim mengaku takjub dengan apa yang dilakukan oleh negaranya dalam menangani pandemi Covid-19. Dia menyatakan bahwa upaya singkat yang dilakukan Korut ini akan dicatat dalam sejarah.
"Keberhasilan kami dalam mengatasi penyebaran penyakit dalam waktu yang begitu singkat dan memulihkan keselamatan dalam kesehatan masyarakat dan menjadikan bangsa kami sebagai zona bebas virus yang bersih kembali adalah hal yang luar biasa. Keajaiban yang akan dicatat dalam sejarah kesehatan masyarakat dunia," tambah Kim.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Meningkat, Wuhan Tutup Perkantoran dan Transportasi Umum