Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Muncul Virus Langya, Pemerintah China Ingatkan untuk Hati-Hati

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:29 WIB
Muncul Virus Langya, Pemerintah China Ingatkan untuk Hati-Hati
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Belum usaipandemi Covid 19, kini di China muncul virus baru yakni Langya henipavirus atau LayV.

Merujuk dari Newsweek, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) di Taiwan pada Ahad (7/8/2022) melaporkan bahwa sejauh ini, ada 35 orang dites positif dalam beberapa pekan terakhir.

Kasus-kasus tersebut dilaporkan dari provinsi Shandong dan Henan, yang berbagi perbatasan dan terletak di timur laut China.

Baca juga: Dokter Hewan: PMK Bukan Virus Baru, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

Diketahui, tidak satu pun dari 35 pasien ini memiliki kontak dekat satu sama lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyebaran virus sporadis pada manusia pada saat ini. Virus ini diketahui ditemukan pada hewan tertentu, seperti tikus.

Hingga saat ini, belum diketahui pola penyebaran virus tersebut, apakah disebabkan oleh transfer dari hewan atau manusia. Tetapi pihak berwenang China mengingatkan agar berhati-hati.

Wakil Direktur Jenderal CDC Taiwan Chuang Jen-Hsiang menjelaskan gejala khas antara lain demam, kelelahan, batuk, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, mual, sakit kepala dan muntah.

Dalam kasus yang lebih parah, pasien bahkan menunjukkan penurunan sel darah putih, jumlah trombosit yang rendah, gagal hati dan ginjal. Untuk saat ini, belum ada kematian yang dilaporkan terkait virus ini.

Baca juga: Cegah Penyebaran Wabah Cacar Monyet, Hindari 6 Hal Berikut

Lebih lanjut, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) keluarga henipavirus yang memiliki jenis baru ini, digolongkan sebagai virus tingkat keamanan hayati 4, dan dapat memiliki tingkat kematian berkisar antara 40 hingga 75 persen. Hal ini jauh di atas tingkat kematian yang umum untuk virus corona, serta keluarganya yang termasuk dalam COVID-19.

Kabar, buruknya saat ini tidak ada vaksin untuk henipavirus. Satu-satunya pengobatan yang dapat diberikan oleh dokter dan profesional medis adalah perawatan suportif untuk berbagai gejala.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)