Gubernur Syamsuar: Riau Punya Potensi Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
Mahmuda attar hussein
Selasa, 10 Agustus 2021 - 18:32 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar (tengah). Foto: instagram syamsuar
Masyarakat Riau dikenal berpenduduk mayoritas beragama Islam. Dengan kondisi itu, Gubernur Riau, Syamsuar meyakini Riau memiliki potensi besar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Dalam hal ini adalah ekonomi dan keuangan syariah.
“Di masa pandemi ini diharapkan dapat memperkuat momentum pemulihan ekonomi regional dan nasional. Dalam hal ini pemerintah daerah Riau senantiasa melakukan sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak terutama BI untuk bersama berkontribusi mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya dalam pembukaan Fesyar Regional Sumatera 2021 secara daring, Selasa (10/8).
Syamsuar menyebutkan, penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Sumatera 2021 di Kepulauan Riau, menjadi upaya bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait urusan ekonomi syariah untuk mendukung terwujudnya Indonesia maju.
Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 ini yang berdampak dalam banyak hal, khususnya perekonomian tanah air. Selain itu, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan pemerintah daerah dengan berbagai pihak diharapkan mampu mengembangkan ekonomi syariah.
Ia menurutkan, segala bentuk dukungan dari berbagai pihak terkait untuk membangun ekonomi Riau bisa berguna untuk masyarakat, khususnya pelaku usaha. Selain itu, pihaknya juga mendorong pertumbuhan tren digital yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi segala bentuk dukungan nyata yang telah diberikan BI Riau dalam membangun ekonomi Riau, baik dalam bentuk digitalisasi, elektronifikasi, dan sinergi program UMKM,” ujarnya.
Sinergi yang telah dilakukan di antaranya meningkatkan literasi masyarakat terkait ekonomi syariah dan mendorong inklusi ekonomi melalui peningkatan kapasitas UMKM, khususnya makanan halal dan fesyen mode agar bisa naik kelas. Selain itu juga dalam menggunakan kanal pembayaran digital, termasuk QRIS dan memfasilitasi UMKM go global.
“Di masa pandemi ini diharapkan dapat memperkuat momentum pemulihan ekonomi regional dan nasional. Dalam hal ini pemerintah daerah Riau senantiasa melakukan sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak terutama BI untuk bersama berkontribusi mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya dalam pembukaan Fesyar Regional Sumatera 2021 secara daring, Selasa (10/8).
Syamsuar menyebutkan, penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Sumatera 2021 di Kepulauan Riau, menjadi upaya bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait urusan ekonomi syariah untuk mendukung terwujudnya Indonesia maju.
Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 ini yang berdampak dalam banyak hal, khususnya perekonomian tanah air. Selain itu, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan pemerintah daerah dengan berbagai pihak diharapkan mampu mengembangkan ekonomi syariah.
Ia menurutkan, segala bentuk dukungan dari berbagai pihak terkait untuk membangun ekonomi Riau bisa berguna untuk masyarakat, khususnya pelaku usaha. Selain itu, pihaknya juga mendorong pertumbuhan tren digital yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi segala bentuk dukungan nyata yang telah diberikan BI Riau dalam membangun ekonomi Riau, baik dalam bentuk digitalisasi, elektronifikasi, dan sinergi program UMKM,” ujarnya.
Sinergi yang telah dilakukan di antaranya meningkatkan literasi masyarakat terkait ekonomi syariah dan mendorong inklusi ekonomi melalui peningkatan kapasitas UMKM, khususnya makanan halal dan fesyen mode agar bisa naik kelas. Selain itu juga dalam menggunakan kanal pembayaran digital, termasuk QRIS dan memfasilitasi UMKM go global.