Otoritas Obat Arab Saudi Pastikan Bedak Talek J&J Bebas Asbes
Ummu hani
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:47 WIB
Bedak talek Johnson & Johnson. Foto: LANGIT7/iStock
Perusahaan multinasional Amerika, Johnson & Johnson (J&J) menghadapi tuntutan hukum dari sejumlah konsumen dan penyintas kanker. Tuntutan tersebut berdasarkan dugaan produk bedak talek J&J mengandung asbes yang menyebabkan kanker.
Otoritas Makanan dan Obat Saudi (SFDA) mengkonfirmasi bedak talek yang diproduksi oleh J&J, yang dijual di Arab Saudi, tidak mengandungasbes.
Konfirmasi SFDA muncul setelah seseorang menanyakan tentang langkah-langkah yang diambil otoritas Arab Saudi. Ini setelah berita keputusan J&J menghentikan produksi dan penjualan bedak bayi yang mengandung talek di seluruh dunia pada 2023.
Baca juga: Mengenal Bahan Talek, Kandungan Bedak Johnson & Johnson
SFDA menyatakan, telah melakukan proses penarikan sampel bedak bayi J&J dari seluruh wilayah di sekitar Arab Saudi. Hasil analisis menunjukkan produk tersebut sesuai dengan spesifikasi dan bebas asbes.
"Pihak SFDA memastikan telah memeriksa keamanan semua produk sebelum memasuki wilayah Arab Saudi melalui cabang-cabang di semua pelabuhan darat, laut dan udara," tulis keterangan SFDA, melansir dari Saudi Gazette, Senin (15/8/2022).
Secara berkala SFDA juga memantau keamanan produk kosmetik yang diperdagangkan di pasar lokal dengan mengambil sampel produk dan memeriksanya untuk memastikan produk tersebut bebas dari zat terlarang.
Otoritas Makanan dan Obat Saudi (SFDA) mengkonfirmasi bedak talek yang diproduksi oleh J&J, yang dijual di Arab Saudi, tidak mengandungasbes.
Konfirmasi SFDA muncul setelah seseorang menanyakan tentang langkah-langkah yang diambil otoritas Arab Saudi. Ini setelah berita keputusan J&J menghentikan produksi dan penjualan bedak bayi yang mengandung talek di seluruh dunia pada 2023.
Baca juga: Mengenal Bahan Talek, Kandungan Bedak Johnson & Johnson
SFDA menyatakan, telah melakukan proses penarikan sampel bedak bayi J&J dari seluruh wilayah di sekitar Arab Saudi. Hasil analisis menunjukkan produk tersebut sesuai dengan spesifikasi dan bebas asbes.
"Pihak SFDA memastikan telah memeriksa keamanan semua produk sebelum memasuki wilayah Arab Saudi melalui cabang-cabang di semua pelabuhan darat, laut dan udara," tulis keterangan SFDA, melansir dari Saudi Gazette, Senin (15/8/2022).
Secara berkala SFDA juga memantau keamanan produk kosmetik yang diperdagangkan di pasar lokal dengan mengambil sampel produk dan memeriksanya untuk memastikan produk tersebut bebas dari zat terlarang.