Wapres Ajak Masyarakat Gelorakan Semangat Bangun Tanah Air
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 17 Agustus 2022 - 19:35 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin dan Ibu Wury Maruf Amin berfoto sebelum menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka. (Foto: BPMI Setwapres)
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak seluruh warga untuk mempersiapkan diri dengan penuh semangat memenuhi panggilan membangun tanah air. Pernyataan itu disampaikan Ma'ruf saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2022).
"Indonesia sekarang sedang mempersiapkan diri mengajak seluruh warga untuk membangun semangat kembali. Semangat 45, semangat keikhlasan untuk memenuhi panggilan tanah air," ujar Wapres dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Baca Juga:Jokowi Kenakan Baju Adat Buton di Upacara Kemerdekaan RI, Ini Maknanya
Menurut Wapres, perjuangan Indonesia kali ini dirasa berbeda dengan tahun 1945. Jika dulu Indonesia berjuang memerdekakan diri dari penjajah, kini Indonesia berjuang pulih dari pandemi Covid-19 dan krisis yang melanda dunia.
"Kalau dulu 17 Agustus 1945 itu menghadapi musuh memerdekakan diri. Sekarang kita menghadapi dua hal, yaitu pemulihan akibat tempaan Covid-19 dan kita akan bersiap menghadapi tantangan baru krisis global, krisis energi, krisis keuangan," kata Wapres.
Baca Juga:Menag: Isi Kemerdekaan dengan Kerja, Bangun Negeri dengan Cinta
Wapres mengatakan bahwa tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat dipilih agar masyarakat Indonesia bisa bersatu untuk membangun bangsa. "Kita mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk mengesampingkan ego pribadi dan kelompok untuk bersama-sama membangun bangsa," ucap Ma'ruf.
"Indonesia sekarang sedang mempersiapkan diri mengajak seluruh warga untuk membangun semangat kembali. Semangat 45, semangat keikhlasan untuk memenuhi panggilan tanah air," ujar Wapres dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Baca Juga:Jokowi Kenakan Baju Adat Buton di Upacara Kemerdekaan RI, Ini Maknanya
Menurut Wapres, perjuangan Indonesia kali ini dirasa berbeda dengan tahun 1945. Jika dulu Indonesia berjuang memerdekakan diri dari penjajah, kini Indonesia berjuang pulih dari pandemi Covid-19 dan krisis yang melanda dunia.
"Kalau dulu 17 Agustus 1945 itu menghadapi musuh memerdekakan diri. Sekarang kita menghadapi dua hal, yaitu pemulihan akibat tempaan Covid-19 dan kita akan bersiap menghadapi tantangan baru krisis global, krisis energi, krisis keuangan," kata Wapres.
Baca Juga:Menag: Isi Kemerdekaan dengan Kerja, Bangun Negeri dengan Cinta
Wapres mengatakan bahwa tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat dipilih agar masyarakat Indonesia bisa bersatu untuk membangun bangsa. "Kita mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk mengesampingkan ego pribadi dan kelompok untuk bersama-sama membangun bangsa," ucap Ma'ruf.