home edukasi & pesantren

Wapres Dorong Pesantren Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah

Rabu, 11 Agustus 2021 - 09:30 WIB
Wakil Presiden KH Maruf Amin (foto: Setwapres)
Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, menilai pesantren memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah.Tak hanya sebagai lembaga pendidikan, pesantren juga merupakan lembaga dakwah, sekaligus lembaga pemberdayaan masyarakat.

Hal itu sesuai sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren yang menyebutkan pesantren memiliki posisi strategis karena sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, dan sekaligus lembaga pemberdayaan masyarakat.

“Pembangunan ekonomi bukan sekedar kebutuhan, tetapi termasuk perintah Allah. Mengembangkan ekonomi adalah masalah agama yang sesuai dengan perintah syariah,” kata Ma’ruf Amin melalui akun youtube Hebitren Indonesia, dikutip Rabu (11/8/2021).

Ma’ruf Amin mengatakan, pengembangan ekonomi pesantren merupakan salah satu potensi pengembangan ekonomi syariah. Itu sejalan dengan langkah pemerintah yang sedang mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.

Dia menyebut data terkait jumlah pesantren di Indonesia. Terdapat 30 ribu pesantren tersebar di seluruh daerah Tanah Air. Jumlah santri mencapai 4 juta orang. Itu jumlah sangat yang banyak, dan sudah pasti memiliki potensi yang sangat besar.

“Kita sedang mengembangkan ekonomi syariah. Kita harapkan pengembangan ekonomi pesantren akan semakin kuat,” ucapnya.

Ruang pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia masih terbuka luas. Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), market share keuangan syariah RI masih relatif rendah, yakni 9,89 persen dari total aset keuangan nasional, termasuk di dalamnya pasar modal syariah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren ekonomi pesantren pesantren wirausaha wapres
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya