Kapolri di Acara MTQ: Semoga Ulama-Umara Dapat Terus Jaga Persatuan
Andi Muhammad
Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:30 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri penganugerahan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Foto: Humas Polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri penganugerahan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) anggota Polri di Auditorium STIK-PTIK, Kamis (18/82022). Kapolri menyebut sekitar 796 personel Polri dari 34 Polda mengikuti acara yang diselenggarakan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-77.
Dalam sambutannya, Sigit menyatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan terbentuk anggota Polri yang memiliki karakter akhlak dan bisa mewujudkan harapan menjadi anggota Polri yang presisi dan bisa dekat dengan masyarakat.
"Harapan kita dengan acara ini tentunya akan terbentuk dan terpilih khususnya kader-kader SDM unggul yang memiliki karakter akhlak, yang tentunya kita harapkan bisa mewujudkan harapan kita menjadi Polri yang Presisi dan bisa dekat dengan masyarakat," kata Sigit.
Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengatakan, dengan terselenggaranya penganugerahan MTQ yang diikuti anggota Polri ini muncul anggota yang dalam pelaksanaan tugasanya, dapat bersama-sama dan bersinergi dengan ulama menjaga persatuan dan kesatuan.
Baca Juga:Nasaruddin Umar: Kemerdekaan Harus Berpegang Teguh pada Agama
"Jadi harapannya antara umara dan ulama dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan," ujar Sigit.
Apalagi, lanjut Sigit, ke depan tantangan bangsa semakin berat dan Indonesia sudah mulai memasuki tahun politik. Untuk itu, dalam situasi tersebut persatuan dan kesatuan menjadi hal yang utama.
Dalam sambutannya, Sigit menyatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan terbentuk anggota Polri yang memiliki karakter akhlak dan bisa mewujudkan harapan menjadi anggota Polri yang presisi dan bisa dekat dengan masyarakat.
"Harapan kita dengan acara ini tentunya akan terbentuk dan terpilih khususnya kader-kader SDM unggul yang memiliki karakter akhlak, yang tentunya kita harapkan bisa mewujudkan harapan kita menjadi Polri yang Presisi dan bisa dekat dengan masyarakat," kata Sigit.
Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengatakan, dengan terselenggaranya penganugerahan MTQ yang diikuti anggota Polri ini muncul anggota yang dalam pelaksanaan tugasanya, dapat bersama-sama dan bersinergi dengan ulama menjaga persatuan dan kesatuan.
Baca Juga:Nasaruddin Umar: Kemerdekaan Harus Berpegang Teguh pada Agama
"Jadi harapannya antara umara dan ulama dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan," ujar Sigit.
Apalagi, lanjut Sigit, ke depan tantangan bangsa semakin berat dan Indonesia sudah mulai memasuki tahun politik. Untuk itu, dalam situasi tersebut persatuan dan kesatuan menjadi hal yang utama.