Kisah Penjual Roti yang Selalu Beristighfar saat Berdagang
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 06:00 WIB
Ilustrasi penjual roti. (Foto: Istimewa).
Kisah penjual roti yang selalu beristighfar saat berdagang dibagikan oleh Ustadz Khalid Basalamah. Dalam ceramahnya itu, dia menceritakan keajaiban dari istighfar.
Cerita ini ditulis dalam Manakib Imam Ahmad. Peristiwa itu dialami sendiri oleh ulama besar dari 4 mahzab di masa akhir hidupnya ketika bepergian ke salah satu kota di Irak.
Imam Ahmad bin Hanbal dikenal sebagai Imam Hanbali. Dia merupakan murid dari Imam Syafii yang menjadi ahli fiqih dan pakar hadist di zamannya (780 - 855 M).
Dalam kisahnya tersebut, Imam Ahmad mengatakan, "Satu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju ke salah satu kota di Irak. Padahal tidak ada janji atau hajat khusus."
Baca Juga: 3 Doa untuk Pedagang Supaya Jualan Laris Manis dan Rezeki Berkah
Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah. Beliau bercerita, "Saat tiba disana waktu Isya, Saya ikut shalat berjamaah isya di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya ingin istirahat".
Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, imam Ahmad ingin tidur di masjid, tiba-tiba marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya "Kenapa syaikh, mau ngapain di sini?"
Cerita ini ditulis dalam Manakib Imam Ahmad. Peristiwa itu dialami sendiri oleh ulama besar dari 4 mahzab di masa akhir hidupnya ketika bepergian ke salah satu kota di Irak.
Imam Ahmad bin Hanbal dikenal sebagai Imam Hanbali. Dia merupakan murid dari Imam Syafii yang menjadi ahli fiqih dan pakar hadist di zamannya (780 - 855 M).
Dalam kisahnya tersebut, Imam Ahmad mengatakan, "Satu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju ke salah satu kota di Irak. Padahal tidak ada janji atau hajat khusus."
Baca Juga: 3 Doa untuk Pedagang Supaya Jualan Laris Manis dan Rezeki Berkah
Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah. Beliau bercerita, "Saat tiba disana waktu Isya, Saya ikut shalat berjamaah isya di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya ingin istirahat".
Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, imam Ahmad ingin tidur di masjid, tiba-tiba marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya "Kenapa syaikh, mau ngapain di sini?"