Jangan Asal Posting Dagangan, Ini Tips Laris Berjualan Online
Mahmuda attar hussein
Rabu, 11 Agustus 2021 - 14:21 WIB
Ilustrasi jualan online. Foto: Langit7/istock
Memahami seluk beluk bisnis online merupakan hal yang wajib dikuasai oleh para pelaku usaha. Terutama bagi mereka yang sudah menjalankan sebuah usaha dalam kurun waktu tertentu tapi belum juga mengalami perkembangan.
Dosen Jualan atau Om DJ, Suryadin Laoddang mengatakan, faktor penunjang untuk berjualan online terkadang tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pelaku usaha. Sehingga, sekali pun telah melakukan jualan dan menawarkan produk ke banyak tempat di internet masih juga belum bisa laris terjual.
Berikut ini adalah tips dari Om DJ dalam memanfaatkan faktor pendukung jualan online agar dagangan bisa laris terjual.
Manfaatkan kontak WhatsApp
Untuk bisa laris berjualan, pelaku usaha perlu memanfaatkan kontak yang dimiliki dalam ponsel mereka. Namun, dalam hal ini kuantitas saja tidak cukup, tapi juga perlu adanya kualitas dari target konsumen.
“Kesalahan selama adalah kontak WA sudah banyak tapi tidak berkualitas. Kontak WA itu ada empat kelompok. Kelompok pertama terdiri dari tetangga, kelompok kedua isinya teman, kelompok ketiga itu keluarga, dan kelompok keempat isinya barisan para mantan,” kata dia Webinar Jualan Laris Produk Apa Saja di Internet, Rabu (11/8).
Baca juga:Ini Kekuatan Sedekah Kaitannya dengan Bisnis
Dosen Jualan atau Om DJ, Suryadin Laoddang mengatakan, faktor penunjang untuk berjualan online terkadang tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pelaku usaha. Sehingga, sekali pun telah melakukan jualan dan menawarkan produk ke banyak tempat di internet masih juga belum bisa laris terjual.
Berikut ini adalah tips dari Om DJ dalam memanfaatkan faktor pendukung jualan online agar dagangan bisa laris terjual.
Manfaatkan kontak WhatsApp
Untuk bisa laris berjualan, pelaku usaha perlu memanfaatkan kontak yang dimiliki dalam ponsel mereka. Namun, dalam hal ini kuantitas saja tidak cukup, tapi juga perlu adanya kualitas dari target konsumen.
“Kesalahan selama adalah kontak WA sudah banyak tapi tidak berkualitas. Kontak WA itu ada empat kelompok. Kelompok pertama terdiri dari tetangga, kelompok kedua isinya teman, kelompok ketiga itu keluarga, dan kelompok keempat isinya barisan para mantan,” kata dia Webinar Jualan Laris Produk Apa Saja di Internet, Rabu (11/8).
Baca juga:Ini Kekuatan Sedekah Kaitannya dengan Bisnis