Wagub DKI Sebut Pasien Pertama Cacar Monyet Tinggal Indekos di Jakarta
Fajar adhitya
Senin, 22 Agustus 2022 - 23:55 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa pasien cacar monyet pertama di Indonesia bertempat tinggal di sebuah indekos di Jakarta. Namun, Riza belum mengungkap secara rinci atas pertimbangan etika.
"Atas kesepakatan bersama, jadi domisilinya belum bisa disampaikan. Pokoknya di Jakarta, tinggal di kos-kosan, usianya 27, laki-laki, baru pulang dari Eropa Barat," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (22/8/2022).
Riza mengatakan, yang bersangkutan terkonfirmasi memiliki gejala penyakit cacar monyet. Selain itu, terdapat tiga orang lainnya yang berkontak erat dengan yang bersangkutan.
"(Warga) sekitarnya juga sudah diberi tahu," ucap Riza.
Baca juga: Kemenkes Konfirmasi Kasus Cacar Monyet Pertama di Indonesia
Mengenai mereka yang berkontak erat, Riza mengatakan ketiganya sedang menjalani karantina. Mamun, dia tak menguraikan apakah pasien cacar monyet isolasi di indekos atau tidak.
"Dinas Kesehatan DKI telah memeriksa pasien dan kontak erat. Pasien keadaannya sudah membaik dan masih terus berobat, termasuk yang kontak erat sedang dalam karantina di tempat masing-masing," ucapnya.
"Atas kesepakatan bersama, jadi domisilinya belum bisa disampaikan. Pokoknya di Jakarta, tinggal di kos-kosan, usianya 27, laki-laki, baru pulang dari Eropa Barat," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (22/8/2022).
Riza mengatakan, yang bersangkutan terkonfirmasi memiliki gejala penyakit cacar monyet. Selain itu, terdapat tiga orang lainnya yang berkontak erat dengan yang bersangkutan.
"(Warga) sekitarnya juga sudah diberi tahu," ucap Riza.
Baca juga: Kemenkes Konfirmasi Kasus Cacar Monyet Pertama di Indonesia
Mengenai mereka yang berkontak erat, Riza mengatakan ketiganya sedang menjalani karantina. Mamun, dia tak menguraikan apakah pasien cacar monyet isolasi di indekos atau tidak.
"Dinas Kesehatan DKI telah memeriksa pasien dan kontak erat. Pasien keadaannya sudah membaik dan masih terus berobat, termasuk yang kontak erat sedang dalam karantina di tempat masing-masing," ucapnya.