home masjid

Hati-Hati, Salat Khusyuk Karena Bisikan Setan

Selasa, 23 Agustus 2022 - 04:00 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Imam Al-Ghazali menjelaskan betapa riskannya sikap ikhlas dalam diri manusia. Seseorang yang berupaya ikhlas dalam beribadah justru bisa terjerumus dalam perbuatan riya yang merusak kualitas ibadah.

Imam Al-Gazali menyatakan riya adalah penyakit hati paling berbahaya yang bisa mencemari ikhlas. Setan bisa memasukkan riya ke dalam hati manusia dengan sangat halus.

Saking halusnya, seorang manusia tidak bisa menyadari bahwa perasaan ikhlas dalam hatinya sesungguhnya telah tercemar. Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin mencontohkan bagaimana setan merobek-robek ikhlas seorang hamba dengan sangat cerdik.

Baca juga:Apa Hukum Perempuan Salat Jamaah di Masjid? Ini Penjelasan UAS

Pada tingkatan pertama, setan membisikkan ke dalam hati manusia yang sedang salat agar khusyuk. Bisikan setan tentu bukan karena Allah, ia mendorong manusia khusyuk dalam salat karena salatnya terlihat orang lain.

Setan berkata kepadanya, “Baguskanlah shalatmu, sehingga orang yang hadir ini memandang kepadamu dengan pandangan kewibawaan dan kebaikan, dan ia tidak memandang hina kepadamu,” Maka badan orang yang salat seketika tegak, sendi-sendinya tenang dan shalatnya baik.

Tahap kedua, seseorang telah mengetahui bahaya riya yang dibisikkan setan agar salatnya khusyuk. Lalu setan menggunakan strategi yang lain, yakni mendorongnya agar memperbagus amal sebagai cerminan khusyuknya salat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
fiqih shalat keutamaan shalat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya