home global news

Rincian Data Subsidi BBM yang Dinikmati Masyarakat Mampu

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 21:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan kuota BBM subsidi bisa habis sebelum akhir tahun. (Foto: Langit7/iStock)
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan data terkait alokasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022.

Kementerian Keuangan mencatat potensi lonjakan subsidi yang bisa memberatkan APBN mencapai Rp698 triliun.

APBN 2022 menyediakan anggaran subsidi energi (BBM, gas, dan listrik) sebesar Rp152,5 triliun. Perhitungannya berdasar asumsi makro harga minyak 64 dolar AS per barel dan nilai tukar rupiah Rp14.450 per dolar AS.

Baca juga: BBM Akan Naik, Berikut Daftar Harganya di Seluruh SPBU Indonesia

Kemudian, dengan adanya dinamika ekonomi global, pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2022 menaikkan anggaran subsidi menjadi Rp502 triliun. Anggaran tersebut ditetapkan dengan asumsi harga minyak mentah Indonesia sebesar 100 dolar AS per barel, kurs Rp14.450 per dolar AS.

Namun, harga minyak mentah terus bergejolak. Dengan asumsi harga ICP 105 dolar AS per barel, kurs Rp14.700, volume konsumsi solar serta Pertalite meningkat, negara perlu menambah anggaran subsidi Rp195,6 triliun bila pola dan kebijakan subsidi diteruskan.

“Apabila tren dibiarkan berdasarkan konsesi harga minyak dan kurs, serta kuota melebihi maka kita perlu menambah anggaran subsidi dan kompensasi dari Rp502 triliun ditambah Rp195,6 triliun,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jumat (26/8/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
subsidi bbm pertalite solar sri mulyani
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya