home edukasi & pesantren

Learning Loss dan Loss of Adab, Dampak dari Pembelajaran di Masa Pandemi

Kamis, 12 Agustus 2021 - 12:20 WIB
ilustrasi seorang siswa putus asa dalam belajar (foto: langit7.id/istock)
Konsultan Pendidikan Islam, Dr Dede R Misbahul Alam, menjelaskan, hilangnya pendidikan karakter menjadi salah satu masalah besar pembelajaran daring akibat pandemi.

Banyak guru pesimis karena mereka tidak memiliki peluang memberikan pendidikan karakter kepada anak-anak. Terlebih lagi, pandemi melahirkan era disrupsi yang sudah tampak nyata di tengah masyarakat.

Maka guru atau pendidik harus memikirkan berbagai cara agar pendidikan tetap bersandar pada nilai-nilai agama, tidak hanya berdasar pada nilai-nilai angka.Tidak ada pilihan jika ingin melahirkan generasi emas di masa depan.

“Kalau kita tidak berubah pada kondisi saat ini, kita akan punah. Dalam dunia pendidikan, kalau kita tidak berbenah dalam hal sistem, dalam hal kebiasaan, dalam hal metode, dan dalam hal apa saja yang kemudian hari ini berubah, maka punah kita,” kata Dede dalam webinar pendidikan di akun youtube AQL Islamic Center, dikutip Kamis (12/8/2021).

Masalah-masalah itu harus disiasati agar pendidikan pada masa pandemi mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik. Mulai dari perencanaan hingga pada eksekusi lapangan. Teknologi sudah ada, tapi guru harus memutar otak agar teknologi tidak memperparah disrupsi, tapi menjadi berkah untuk guru dan siswa.

Menurut Dede, ada bahaya besar jika pendidikan karakter tidak diperhatikan. Dampak paling nyata di depan mata adalah learning loss dan loss of adab. Learning loss menghilangkan pengalaman belajar dan menghilangkan pemahaman ilmu pada suatu mata pelajaran. Loss of adab ialah ketika teknologi informasi dan komunikasi mengancam iman dan akhlak umat Islam.

“Learning loss,anak anak yang belajar di sekolah online hampir dua tahun kehilangan pengalaman belajar. Hilang bagaimana mereka belajar bersama kawan, hilang pengalaman bagaimana bersosial di sekolah, hilang belajar bagaimana harus tatap muka, hormat, mengikuti keteladanan dari guru,” ucap Dede.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
parenting muslim pendidikan pembelajaran jarak jauh
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya