PTM terbatas dilaksanakan setiap hari. Jumlah peserta didik dapat 100 persen dari kapasitas ruang kelas dan waktu belajar hingga enam jam pelajaran per hari.
Meli menjelaskan bahwa PJJ dengan pertemuan daring yang efektivitas-nya lebih tinggi seperti via zoom atau Google Meet, terlihat masih menjadi pilihan yang sulit dan mahal.
Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menilai bahwa pelaksanaan Pembelajaran Daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) membuat ketimpangan pendidikan Indonesia yang telah lama ada, menjadi semakin melebar.
Bagi banyak orang tua, penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas merupakan angin segar setelah lebih dari setahun anaknya bosan belajar daring. Namun bagi sebagian orang tua yang lain, masih tetap ada kekhawatiran akan terjangkit Covid-19.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan instruksi terbaru tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa dan Bali. Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dapat dilakukan di wilayah PPKM Level 3 dan 2.
Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan koordinasi dengan Pemda terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Psikolog Rumah Konseling, Dr. Muhammad Iqbal, menyarankan agar pemerintah membuka sekolah tatap muka secara bertahap. Ia menyebut tingkat kejenuhan siswa dan guru sudah memuncak, sehingga mereka menghendaki segera dilakukan sekolah tatap muka.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang meminta kepada sekolah di jenjang TK, SD, SMP baik sekolah negeri maupun swasta sederajat, untuk tidak memaksakan siswa-siswinya mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada 30 Agustus 2021 mendatang.
Pemerintah Kota Semarang menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM), menyusul terbitnya Surat Instruksi Mendagri no 34 tahun 2021.
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia NU (Lakpesdam NU) Pontianak, Budiyono, menilai pendidikan berbasis implementasi merupakan solusi pembelajaran di masa pandemi.
Menurut Konsultan Pendidikan Islam Dede Misbahul Alam, ada bahaya besar jika pendidikan karakter tidak diperhatikan dalam pelajaran di masa pandemi. Dampak paling nyata di depan mata adalah learning loss dan loss of adab.