Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang meminta kepada sekolah di jenjang TK, SD, SMP baik sekolah negeri maupun swasta sederajat, untuk tidak memaksakan siswa-siswinya mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada 30 Agustus 2021 mendatang.
Pemerintah Kota Semarang menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM), menyusul terbitnya Surat Instruksi Mendagri no 34 tahun 2021.
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia NU (Lakpesdam NU) Pontianak, Budiyono, menilai pendidikan berbasis implementasi merupakan solusi pembelajaran di masa pandemi.
Menurut Konsultan Pendidikan Islam Dede Misbahul Alam, ada bahaya besar jika pendidikan karakter tidak diperhatikan dalam pelajaran di masa pandemi. Dampak paling nyata di depan mata adalah learning loss dan loss of adab.
Konsultan Pendidikan Islam DR Dede Misbahul Alam menyebut ada substansi yang hilang dari pembelajaran jarak jauh atau belajar daring selama pandemi. Berikut penjelasannya.
Pembelajaran di masa pandemi Covid-19 berlangsung secara dinamis menyesuaikan risiko kesehatan dan keselamatan masing-masing wilayah sebagaimana ditetapkan pada Inmendagri.
Orang tua harus memahami bahwa semua anak bisa bosan dalam belajar. Maka sangat penting untuk mengenali jenis-jenis kebosanan pada anak agar bisa ditanggulangi dengan baik.
Belajar daring memberikan manfaat sekaligus hambatan bagi anak. Kenyataan di lapangan masih ditemukan penyalahgunaan gadget dalam pembelajaran yang mengakibatkan kecanduan.
Learning loss adalah situasi di mana siswa kehilangan pengetahuan, keterampilan, dan kemunduran akademis karena kesenjangan berkepanjangan dalam pendidikan.