Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Hari Anak Nasional, Dampak Belajar Daring Pada Anak Perlu Dievaluasi

Muhajirin Jum'at, 23 Juli 2021 - 12:28 WIB
Hari Anak Nasional, Dampak Belajar Daring Pada Anak Perlu Dievaluasi
ilustrasi anak belajar daring (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Dosen Tetap Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara, Aan Widiyono, menilai pemanfaatan gadget bagi anak ibarat sebagai bilah pisau bermata dua dalam pembelajaran.

“Jika dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan pemakaiannya tidak berlebihan, gadget dapat menjadi sarana media pembelajaran online untuk berkomunikasi dan menyalurkan materi. Namun, jika pemanfaatan secara berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi perkembangan dan kesehatan anak,” Kata Aan, dilansir dari laman NU Online, Jumat (23/7/2021).

Selain itu, pengaruh positif belajar daring bagi anak dalam memanfaatkan internet dapat membuat anak lebih mendalami teknologi sejak usia dini dan pembelajaran lebih fleksibel. Belajar dapat dilakukan di mana saja dengan menggunakan sistem daring, dapat hemat biaya transportasi, materi dapat di-save dan diputar ulang jika kurang dipahami, anak dapat menggali pengetahuan dan sumber informasi secara luas.

Namun, Aan menilai pembelajaran daring saat ini belum bisa disebut ideal karena masih terdapat berbagai hambatan di lapangan. Hambatan itu berkaitan dengan dengan kesiapan SDM, regulasi yang berubah di tingkat pemerintah daerah, kurikulum yang belum baku, dan keterbatasan sarana dan prasarana dengan penerapan teknologi dan jaringan internet.

Aan menuturkan belajar daring memberikan manfaat sekaligus hambatan bagi anak. Kenyataan di lapangan masih ditemukan penyalahgunaan gadget dalam pembelajaran yang mengakibatkan kecanduan dengan gejala perasaan mudah gelisah, mudah marah, hingga muncul beberapa masalah dalam kesehatan.

Masalah lain terkait masalah psikologi anak. Menurut Aan kecanduan gadget dapat mengganggu kesehatan mental anak seperti anak sulit untuk berinteraksi dengan lingkungan, risiko depresi, kepribadian bipolar, kurang rasa perhatian, hingga gelisah.

Belajar daring juga bisa membuat anak antisosial. masalah ini dapat terlihat dari asyiknya bermain gadget, sehingga anak kurang memperhatikan nasihat orang tua dan rasa empati yang berkurang. Kondisi lain yang dapat diamati seperti anak menjadi malas sehingga bangun lebih siang.

Aan menyimpulkan, belajar daring masih perlu perhatian dari beberapa elemen seperti pemerintah, pihak sekolah yaitu guru, dan orang tua. Kesinambungan beberapa elemen tersebut dapat menjadikan anak sebagai generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat dan berdaya saing dalam segala hal.

“Pemerintah perlu mengatasi hambatan yang terjadi selama Belajar Dari Rumah, baik dari sisi regulasi, peningkatan kesiapan pendidik, serta perluasan jaringan dan akses sumber belajar, agar dapat berjalan secara efektif,” kata Aan.

Selain itu, kata dia, guru harus memiliki kemampuan dalam berinovasi supaya dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan dapat memberikan kemudahan dan kebermaknaan bagi anak. Elemen yang terpenting dalam belajar daring adalah orang tua.

“Peran orang tua harus dapat mengawasi anak, karena anak masih dalam tahap labil dan masih sangat membutuhkan adanya bimbingan dalam menjalankan pembelajaran berbasis online agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” pungkas Aan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)