Menko PMK Pratikno mengatakan bahwa rencana penggunaan metode hybrid yang mengkombinasikan luring dan daring, memang sempat ada. Namun akhirnya dibatalkan karena alasan kuat yang menunjukkan, sekolah daring atau online belum ada urgensinya saat ini. Apa itu?
Pemerintah telah membatalkan rencana sekolah jarak jauh atau dikenal sekolah online atau daring, yang sebelumnya diwacanakan akan dilakukan pada April 2026.
Pemerintah berencana berlakukan sistem pembelajaran online atau daring mulai April 2026. Kebijakan ini merespons eskalasi konflik global yang kian memanas, sehingga diperlukan upaya efisiensi energi nasional, khususnya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Direktur Utama Program GOQUR'AN Pesantren Balonggading, Kabupaten Jombang, K.H. Ikhsan Efendi mengatakan metode ini dipilih untuk terus mengembangkan belajar menulis dan membaca Al-Quran.
Belajar virtual sudah lumrah dan wajar era saat ini. Guru dan murid bisa bertatap muka secara virtual, mengandalkan audio-visual, tanpa pertemuan jasad.
Bagi sebagian orang tua, pemberlakukan pembelajaran jarak jauh ini seperti mengulang kondisi dua tahun lalu seperti di awal pandemi Covid-19. Pelajaran daring membuat orang tua cemas bagaimana agar anak tidak stres dalam mengikuti pelajaran.
Dinas Pendidikan Kota Semarang menginstruksikan kepada kepala sekolah TK, SD dan SMP untuk kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring selama dua pekan terhitung mulai pada 7-21 Februari 2022.
Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menilai bahwa pelaksanaan Pembelajaran Daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) membuat ketimpangan pendidikan Indonesia yang telah lama ada, menjadi semakin melebar.
Dua sekolah ini menerapkan sistem pembelajaran daring secara permanen. Sebab pembelajaran daring dinilai lebih efektif untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas secara merata dan terjangkau, ketimbang pembelajaran tatap muka yang butuh banyak infrastruktur.
Para siswa gugup saat duduk di kelas. Aktivitas sekolah tak seperti biasa, diiringi canda tawa dan saling melempar cerita ketika mulai belajar tatap muka.
Psikolog Rumah Konseling, Dr. Muhammad Iqbal, menyarankan agar pemerintah membuka sekolah tatap muka secara bertahap. Ia menyebut tingkat kejenuhan siswa dan guru sudah memuncak, sehingga mereka menghendaki segera dilakukan sekolah tatap muka.
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia NU (Lakpesdam NU) Pontianak, Budiyono, menilai pendidikan berbasis implementasi merupakan solusi pembelajaran di masa pandemi.
Konsultan Pendidikan Islam DR Dede Misbahul Alam menyebut ada substansi yang hilang dari pembelajaran jarak jauh atau belajar daring selama pandemi. Berikut penjelasannya.