Mark Zuckerberg Perbaharui Avatar di Metaverse Gegara Netizen
Mahmuda attar hussein
Selasa, 30 Agustus 2022 - 14:50 WIB
Avatar pertama Mark Zuckerberg. (Foto: Istimewa).
Mark Zuckerberg perbaharui avatarnya di metaverse setelah diolok netizen. Bos Facebook itu mengunggah avatar keduanya pekan lalu dengan kualitas lebih baik.
Pada unggahan avatarnya yang pertama, Mark mendapatkan respons negatif dari netizen. Dia diejek karena kualitas avatar yang memakan biaya hingga USD10 miliar, tapi setara dengan tampilan grafik di PS1.
"Saya tahu foto yang saya unggah awal pekan ini cukup mendasar. Itu diambil secara cepat hanya untuk merayakan peluncuran. Grafik di horizon mampu melakukan lebih baik," tulis dia diakun Instagramnya, dikutip Selasa (30/8/2022).
Baca Juga: Ini Alasan Mark Zuckerberg Ubah Facebook Jadi Meta
Di sisi lain, kini para pengguna internet bisa menggunakan filter Snapchat untuk bisa membuat avatar versi mereka. Filter ini dirancang oleh Matt Reed.
Selaku pembuat filter avatar, Reed menemukan berbagai reaksi lucu dari para netizen. Menurutnya respon netizen bukanlah ejekan kepada Metaverse, melainkan tanggapan yang lumrah terjadi di internet.
Secara kritis Reed mengungkapkan, bisa jadi apa yang dilakukan Mark adalah kesengajaan. Dengan harapan mendapatkan banyak respon dari pengguna internet.
Pada unggahan avatarnya yang pertama, Mark mendapatkan respons negatif dari netizen. Dia diejek karena kualitas avatar yang memakan biaya hingga USD10 miliar, tapi setara dengan tampilan grafik di PS1.
"Saya tahu foto yang saya unggah awal pekan ini cukup mendasar. Itu diambil secara cepat hanya untuk merayakan peluncuran. Grafik di horizon mampu melakukan lebih baik," tulis dia diakun Instagramnya, dikutip Selasa (30/8/2022).
Baca Juga: Ini Alasan Mark Zuckerberg Ubah Facebook Jadi Meta
Di sisi lain, kini para pengguna internet bisa menggunakan filter Snapchat untuk bisa membuat avatar versi mereka. Filter ini dirancang oleh Matt Reed.
Selaku pembuat filter avatar, Reed menemukan berbagai reaksi lucu dari para netizen. Menurutnya respon netizen bukanlah ejekan kepada Metaverse, melainkan tanggapan yang lumrah terjadi di internet.
Secara kritis Reed mengungkapkan, bisa jadi apa yang dilakukan Mark adalah kesengajaan. Dengan harapan mendapatkan banyak respon dari pengguna internet.