Hati-Hati Unggah Foto Anak di Media Sosial, Demi Terhindar 'Ain
Mahmuda attar hussein
Kamis, 01 September 2022 - 12:50 WIB
Ilustrasi unggah foto anak di media sosial. (Foto: Istimewa).
Umat Islam harus berhati-hati mengunggah foto anak di media sosial. Sebab hal ini dikhawatirkan bisa menimbulkan penyakit ain sejak dini pada si buah hati.
Penceramah Buya Yahya menjelaskan, penyakit 'ain adalah benar adanya. Bahkan hal itu juga dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW.
"Masalah unggah foto anak kecil atau anak laki-laki masih boleh dilakukan, tapi hati-hati jangan obral anak gadis kita di media sosial," kata dia dalam kajiannya, dikutip Kamis (1/9/2022).
Baca Juga: Cara Atasi Penyakit Ain pada Anak Ala Dokter Sunnah
Secara lafadz, jelas dia, 'ain bisa diartikan sebagai "mata". Namun secara makna, 'ain adalah melihat dengan kekaguman.
"Tapi yang perlu diperhatikan adalah adanya kekaguman yang dibarengi dengan hasut. Maka ini perlu hati-hati, karena ada hasut dari orang yang jiwanya busuk," jelasnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menambahkan, dari hal itulah bisa tersakiti, seperti tiba-tiba menangis. Tangisan ini merupakan pengaruh dari kekaguman yang dibarengi hasut oleh orang yang jiwanya busuk.
Penceramah Buya Yahya menjelaskan, penyakit 'ain adalah benar adanya. Bahkan hal itu juga dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW.
"Masalah unggah foto anak kecil atau anak laki-laki masih boleh dilakukan, tapi hati-hati jangan obral anak gadis kita di media sosial," kata dia dalam kajiannya, dikutip Kamis (1/9/2022).
Baca Juga: Cara Atasi Penyakit Ain pada Anak Ala Dokter Sunnah
Secara lafadz, jelas dia, 'ain bisa diartikan sebagai "mata". Namun secara makna, 'ain adalah melihat dengan kekaguman.
"Tapi yang perlu diperhatikan adalah adanya kekaguman yang dibarengi dengan hasut. Maka ini perlu hati-hati, karena ada hasut dari orang yang jiwanya busuk," jelasnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menambahkan, dari hal itulah bisa tersakiti, seperti tiba-tiba menangis. Tangisan ini merupakan pengaruh dari kekaguman yang dibarengi hasut oleh orang yang jiwanya busuk.