home global news

Sandiaga Uno Sumringah Ekonomi Kreatif Indonesia Masuk 3 Besar Dunia

Kamis, 12 Agustus 2021 - 17:59 WIB
Sandiaga Uno. (foto: istimewa)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mengklaim jika sektor Ekraf Indonesia berada di tiga besar dunia. Dari 17 subsektor ekraf, tiga subsektor yang menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional adalah sektor kuliner, fesyen dan kriya.

Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor ekraf di Indonesia yang menyumbang pendapatan sebesar Rp1.100 Triliun terhadap PDB Indonesia sepanjang tahun 2020.

"Kita sekarang sudah ada di posisi tiga dunia, setelah Amerika di posisi satu, kemudian Korea dengan K-pop di posisi kedua," kata Sandiaga dalam keterangannya secara virtual, Kamis (12/8).

Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin Optimis UMKM Bangun Ekonomi Indonesia

Sandiaga mengatakan pencapaian tersebut sekaligus sebagai bukti bahwa sektor ekraf mampu bertahan di tengah pandemi Covid-19. Ke depannya, Sandiaga berharap terus bisa memberikan pendampingan dan memfasilitasi para pelaku UMK agar bisa menangkap peluang yang ada.

"Kemenparekraf telah menyiapkan berbagai program untuk membantu pelaku UMKM dalam memajukan usahanya agar tidak terpuruk di tengah pandemi. Mulai dari program pelatihan untuk berjualan online, pelatihan menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi usaha, dan juga pelatihan dalam membuat kemasan produk yang menarik untuk meningkatkan nilai tambah usahanya," jelasnya.

Selain itu, Kemenparekraf juga memberikan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2021 kepada para pelaku parekraf di enam subsektor ekraf, yaitu aplikasi digital, pengembangan permainan, fesyen, kriya, kuliner, film, dan sektor pariwisata. Dengan total anggaran sebesar Rp 60 miliar, program ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas dan produksi ekraf.
(sof)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sandiaga uno kemenparekraf ekonomi kreatif
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya