Gagas Teori Wahdatul Wujud, Benarkah Ibnu Arabi Sesat?
Muhajirin
Sabtu, 03 September 2022 - 18:45 WIB
Lukisan yang menggambarkan sosok Ibnu Arabi (foto: istimewa)
Ibnu Arabi merupakan ulama tasawuf yang menggagas teori wahdatul wujud. Namun, pemikiran itu kerap menuai penolakan, terutama dari sebagian fuqaha dan ahli hadits yang menyebut Ibnu Arabi sesat.
Wahdatul wujud dianggap condong pada pantheisme, salah satu penyebabnya adalah Ibnu Arabi banyak menggunakan bahasa simbolik yang sulit dipahami kalangan awam dalam karya-karyanya.
Bahkan tak sedikit yang menganggap Ibnu Arabi telah kufur. Misal Ibnu Taimiyah dan beberapa pengikutnya. Namun, Ibnu Taimiyah menerima pandangan Ibnu Arabi setelah bertemu dengan Ibnu Athaillah as-Sakandari asy-Syadzily di sebuah masjid di Kairo.
Ibnu Taimiyah lalu menjelaskan makna-makna metafora Ibnu Arab. “Kalau begitu yang sesat itu adalah pandangan pengikut Ibnu Arabi yang tidak memahami makna sebenarnya,” komentar Ibnu Taimiyah.
Baca Juga: Alasan Walisongo Dakwahkan Islam di Jawa Lewat Budaya
Wahdatul wujud dianggap condong pada pantheisme, salah satu penyebabnya adalah Ibnu Arabi banyak menggunakan bahasa simbolik yang sulit dipahami kalangan awam dalam karya-karyanya.
Bahkan tak sedikit yang menganggap Ibnu Arabi telah kufur. Misal Ibnu Taimiyah dan beberapa pengikutnya. Namun, Ibnu Taimiyah menerima pandangan Ibnu Arabi setelah bertemu dengan Ibnu Athaillah as-Sakandari asy-Syadzily di sebuah masjid di Kairo.
Ibnu Taimiyah lalu menjelaskan makna-makna metafora Ibnu Arab. “Kalau begitu yang sesat itu adalah pandangan pengikut Ibnu Arabi yang tidak memahami makna sebenarnya,” komentar Ibnu Taimiyah.
Baca Juga: Alasan Walisongo Dakwahkan Islam di Jawa Lewat Budaya