Imunisasi Anak di Jatim Belum Penuhi Target, BIAN Dilanjutkan hingga September
Redaksi
Sabtu, 03 September 2022 - 12:15 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Sejak Mei 2022, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahap pertama yang menyasar Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Sementara untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali sejak Agustus 2022 lalu.
BIAN adalah program pemberian imunisasi tambahan campak-rubela serta melengkapi dosis imunisasi polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. BIAN sendiri bisa dikatakan adalah program imunisasi kejar (catch-up) dikarenakan terjadi penurunan imunisasi rutin yang signifikan selama pandemi Covid-19 termasuk di provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya.
Karena belum tercapai target, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi, drg. Mahanani, M.Kes menyatakan bahwa program BIAN diteruskan hingga 13 September 2022 yang seharusnya berakhir pada Agustus 2022 lalu.
Hal serupa juga ditegaskan, Prof. Dr. Nyoman Anita Damayanti, drg., MS yang juga merupakan Konsultan Manajemen Dinas Kesehatan Kota Surabaya Untuk 1000 Hari Pertama Kehidupan. Pihaknya mengiyakan bahwa capaian imunisasi anak belum mencapai target termasuk di Surabaya.
Baca Juga: 48.904 Balita Terima Vaksin Rubella Selama Bulan Imunisasi Anak Nasional
BIAN adalah program pemberian imunisasi tambahan campak-rubela serta melengkapi dosis imunisasi polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. BIAN sendiri bisa dikatakan adalah program imunisasi kejar (catch-up) dikarenakan terjadi penurunan imunisasi rutin yang signifikan selama pandemi Covid-19 termasuk di provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya.
Karena belum tercapai target, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi, drg. Mahanani, M.Kes menyatakan bahwa program BIAN diteruskan hingga 13 September 2022 yang seharusnya berakhir pada Agustus 2022 lalu.
Hal serupa juga ditegaskan, Prof. Dr. Nyoman Anita Damayanti, drg., MS yang juga merupakan Konsultan Manajemen Dinas Kesehatan Kota Surabaya Untuk 1000 Hari Pertama Kehidupan. Pihaknya mengiyakan bahwa capaian imunisasi anak belum mencapai target termasuk di Surabaya.
Baca Juga: 48.904 Balita Terima Vaksin Rubella Selama Bulan Imunisasi Anak Nasional