Bacaan Doa Nabi Yunus Keluar dari Keterpurukan Masalah
Mahmuda attar hussein
Rabu, 07 September 2022 - 09:50 WIB
Ilustrasi bacaan doa Nabi Yunus. (Foto: Istimewa).
Bacaan doa yang diamalkan Nabi Yunus AS ini bisa mendatangkan pertolongan Allah SWT. Kaum muslimin yang membacanya bisa diangkat keluar dari masalah hidup.
Doa ini diamalkan Nabi Yunus as ketika dia ditelan dan tinggal di dalam perut paus. Selain itu, doa ini juga diabadikan dalam Al-Quran, khususnya di surat Al-Anbiya ayat 87-88.
Penceramah Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, belajar dari kisah Nabi Yunus as, maka umat bisa mengamalkan doa ini ketika dia mendapati situasi seperti di dalam perut paus.
"Bila dalam hidup kita merasa ada permasalahan yang menyebabkan jiwa ini sempit, gelap, dan sesak, maka boleh mengamalkan doa ini agar mendapatkan pertolongan dari Allah," kata dia dalam penggalan ceramahnya, Rabu (7/9/2022).
Baca Juga:Bacaan Doa Nabi Musa AS agar Dimudahkan Segala Urusan
Adapun doa yang dimaksudkan itu sebagai berikut:
Wa zan-nuni iz zahaba mugadiban fa zanna al lan naqdira 'alaihi fa nada fiz-zulumati al la ilaha illa anta sub-hanaka inni kuntu minaz-zalimin. Fastajabna lahu wa najjainahu minal-gamm, wa kazalika nunjil-mukminin. (QS. Al-Anbiya: 87-88).
Doa ini diamalkan Nabi Yunus as ketika dia ditelan dan tinggal di dalam perut paus. Selain itu, doa ini juga diabadikan dalam Al-Quran, khususnya di surat Al-Anbiya ayat 87-88.
Penceramah Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, belajar dari kisah Nabi Yunus as, maka umat bisa mengamalkan doa ini ketika dia mendapati situasi seperti di dalam perut paus.
"Bila dalam hidup kita merasa ada permasalahan yang menyebabkan jiwa ini sempit, gelap, dan sesak, maka boleh mengamalkan doa ini agar mendapatkan pertolongan dari Allah," kata dia dalam penggalan ceramahnya, Rabu (7/9/2022).
Baca Juga:Bacaan Doa Nabi Musa AS agar Dimudahkan Segala Urusan
Adapun doa yang dimaksudkan itu sebagai berikut:
Wa zan-nuni iz zahaba mugadiban fa zanna al lan naqdira 'alaihi fa nada fiz-zulumati al la ilaha illa anta sub-hanaka inni kuntu minaz-zalimin. Fastajabna lahu wa najjainahu minal-gamm, wa kazalika nunjil-mukminin. (QS. Al-Anbiya: 87-88).