Manfaatkan Momen G20, PBNU Ingin Agama Jadi Solusi Masalah Global
Muhajirin
Rabu, 07 September 2022 - 22:37 WIB
Konferensi Pers R20 di Jakarta, Rabu (7/9/2022) (foto: langit7.id/istock)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), mengungkapkan, salah satu tujuan forum Religion Twenty (R20) International Summit of Religious Leaders adalah memberikan kontribusi atas masalah-masalah di Forum G20.
Forum G20 merupakan forum kerjasama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum G20.
“Kita ingin memanfaatkan momentum G20 yang tahun diselenggarakan dan dipimpin oleh Indonesia untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi forum antar tokoh dan pemimpin agama,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/9/2022).
Baca Juga: PBNU Gagas R20, Forum Pemimpin Agama Se-Dunia Cari Solusi Persoalan Kemanusiaan
Gus Yahya menjelaskan, banyak tema forum G20 relevan dengan masalah yang menjadi fokus dan keprihatinan para pemimpin agama. Maka itu, setelah mencari solusi konflik agama dalam R20, para pemimpin agama akan membicarakan masalah-masalah global.
Forum G20 merupakan forum kerjasama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum G20.
“Kita ingin memanfaatkan momentum G20 yang tahun diselenggarakan dan dipimpin oleh Indonesia untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi forum antar tokoh dan pemimpin agama,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/9/2022).
Baca Juga: PBNU Gagas R20, Forum Pemimpin Agama Se-Dunia Cari Solusi Persoalan Kemanusiaan
Gus Yahya menjelaskan, banyak tema forum G20 relevan dengan masalah yang menjadi fokus dan keprihatinan para pemimpin agama. Maka itu, setelah mencari solusi konflik agama dalam R20, para pemimpin agama akan membicarakan masalah-masalah global.