Speech Delay, ‘Penyakit’ Populer Balita di Era Gadget
Muhajirin
Kamis, 08 September 2022 - 17:56 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Telat bicara atau speech delay merupakan kondisi seorang anak belum mampu mengucapkan sejumlah kosakata pada usia tertentu yang seharusnya Sudah bisa berbicara. Di usia itu, mereka juga belum mampu memahami apa yang dikatakan orang lain.
Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Rhenald Kasali menemukan masalah tersebut di TK dan PAUD Kutilang yang dia kelola. Ada orang tua murid yang bercerita perihal anaknya yang mengalami speech delay.
“Perlu diketahui bahwa speech delay ini adalah bukan satu kelainan. Ini melainkan adalah murni kesalahan kita sebagai orang tua. Saya sangat berempati kepada orangtua yang mempunyai masalah ini dan anak-anaknya,” kata Rhenald Kasali di kanal YouTube-nya, Kamis (8/9/2022).
Menurut dia, solusi speech delay sebenarnya sangat sederhana. Orang tua hanya perlu meluangkan waktu untuk merangsang dan memberikan stimulus agar anak-anak bisa mengucapkan satu dua kata. Terutama saat memasuki umur 3 tahun.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Begini Cara Didik Anak di Era Digital
Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Rhenald Kasali menemukan masalah tersebut di TK dan PAUD Kutilang yang dia kelola. Ada orang tua murid yang bercerita perihal anaknya yang mengalami speech delay.
“Perlu diketahui bahwa speech delay ini adalah bukan satu kelainan. Ini melainkan adalah murni kesalahan kita sebagai orang tua. Saya sangat berempati kepada orangtua yang mempunyai masalah ini dan anak-anaknya,” kata Rhenald Kasali di kanal YouTube-nya, Kamis (8/9/2022).
Menurut dia, solusi speech delay sebenarnya sangat sederhana. Orang tua hanya perlu meluangkan waktu untuk merangsang dan memberikan stimulus agar anak-anak bisa mengucapkan satu dua kata. Terutama saat memasuki umur 3 tahun.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Begini Cara Didik Anak di Era Digital