Pertunjukan Wayang Motekar jadi Penutup Musim Seni Salihara
Hasanah syakim
Jum'at, 09 September 2022 - 17:40 WIB
Pertunjukan Wayang Motekar yang digelar di Komunitas Seni Salihara, Jakarta (foto: istimewa)
Pementasan Wayang Motekar: Let's Save the Earth! menjadi penutup Musim Seni Salihara setelah berjalan selama satu bulan. Pementasan wayang kontemporer ini dikuratori oleh Herry Dim perupa asal Bandung.
Herry bersama kelompok Wayang Motekar mempersembahkan perpaduan antara pertunjukan wayang konvensional, memanfaatkan teknologi digital berupa pemetaan video.
Wayang Motekar dengan lakon Let's Save the Earth! dengan dalang Opick Sunandar Sunarya bercerita tentang kerusakan alam dan pentingnya merawat kelestarian bumi.
Baca juga:Komunitas Salihara Undang Musisi Tanah Air di Salihara Jazz Bazz 2023
Herry Dim menyampaikan, masalah ancaman lingkungan hidup yang rusak telah banyak diungkap berita ataupun uraian teks informatif lainnya.
"Namun semua itu akan lain jika diungkap lewat seni. Khususnya Wayang Motekar yang berlandas pada seni gambar," ujar Herry saat pertunjukan di Teater Salihara dikutip Jumat (9/9/2022).
Wayang Motekar merupakan sebuah karya rupa dari potongan plastik berwarna yang digagas pada 1991-1993 sebagai karya interaktif dan menarik di kalangan anak-anak. Di mana, saat itu mereka menggunakan medium Over Head Projecto untuk menciptakan siluet berwarna-warni.
Herry bersama kelompok Wayang Motekar mempersembahkan perpaduan antara pertunjukan wayang konvensional, memanfaatkan teknologi digital berupa pemetaan video.
Wayang Motekar dengan lakon Let's Save the Earth! dengan dalang Opick Sunandar Sunarya bercerita tentang kerusakan alam dan pentingnya merawat kelestarian bumi.
Baca juga:Komunitas Salihara Undang Musisi Tanah Air di Salihara Jazz Bazz 2023
Herry Dim menyampaikan, masalah ancaman lingkungan hidup yang rusak telah banyak diungkap berita ataupun uraian teks informatif lainnya.
"Namun semua itu akan lain jika diungkap lewat seni. Khususnya Wayang Motekar yang berlandas pada seni gambar," ujar Herry saat pertunjukan di Teater Salihara dikutip Jumat (9/9/2022).
Wayang Motekar merupakan sebuah karya rupa dari potongan plastik berwarna yang digagas pada 1991-1993 sebagai karya interaktif dan menarik di kalangan anak-anak. Di mana, saat itu mereka menggunakan medium Over Head Projecto untuk menciptakan siluet berwarna-warni.