Teladan Umar bin Khattab Lindungi Gereja dan Umat Kristiani di Al-Quds
Muhajirin
Selasa, 13 September 2022 - 21:17 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Pada 637 Masehi, pergerakan militer muslim sudah sampai di sekitar Yerusalem atau Al-Quds. Kala itu, penanggung jawab Al-Quds adalah Patriark Sophronius, seorang pendeta Kristen yang menjadi wakil dari Bizantium.
Meski pasukan muslim sudah mengepung Al-Quds di bawah pimpinan Khalid bin Walid dan Amr bin Ash, Sophronius menolak menyerahkan Baitul Maqdis kecuali Umar bin Khattab. Dia ingin Umar sendiri yang datang menerima kunci tersebut.
Mengutip The Great Arab Conquests, karya Tarikh Tabari, kabar tersebut sampai ke telinga Umar bin Khattabdi Madinah. Dia lalu berangkat menuju Palestina bersama seorang pelayan.
Singkat cerita, saat sampai di Al-Quds, Sophronius terheran-heran dengan penampilan Umar bin Khattab. Bagaimana tidak, sekelas Khalifah hanya mengenakan jubah sederhana dan tidak ada perbedaan dengan pelayannya.
Baca Juga: Cara Islam Melindungi Non-Muslim, Diberi Jaminan Kenyamanan dan Keamanan
Meski pasukan muslim sudah mengepung Al-Quds di bawah pimpinan Khalid bin Walid dan Amr bin Ash, Sophronius menolak menyerahkan Baitul Maqdis kecuali Umar bin Khattab. Dia ingin Umar sendiri yang datang menerima kunci tersebut.
Mengutip The Great Arab Conquests, karya Tarikh Tabari, kabar tersebut sampai ke telinga Umar bin Khattabdi Madinah. Dia lalu berangkat menuju Palestina bersama seorang pelayan.
Singkat cerita, saat sampai di Al-Quds, Sophronius terheran-heran dengan penampilan Umar bin Khattab. Bagaimana tidak, sekelas Khalifah hanya mengenakan jubah sederhana dan tidak ada perbedaan dengan pelayannya.
Baca Juga: Cara Islam Melindungi Non-Muslim, Diberi Jaminan Kenyamanan dan Keamanan