Hadits Nabi: Anjuran Berbagi kepada Tetangga Terdekat
Andi Muhammad
Kamis, 22 September 2022 - 20:30 WIB
Nabi menganjurkan agar setiap muslim berbagi kepada tetangga terdekat. Foto: Langit7.id/iStock.
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk saling berbagi, bukan hanya kepada yang membutuhkan tapi kepada semua tanpa pandang bulu. Sekecil apapun pemberian kita, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan mendatangkan pahala yang besar dari Allah SWT.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk saling berbagi terutama ketika memasak makanan. Alangkah baiknya berbagi dengan tetangga yang mencium aroma wangi masakan.
"Masak makanan kata Nabi, baunya sampai ke tetangga, maka bagilah makanan itu walaupun kuahnya," kata UAH dikutip dari Adi Hidayat Official, Kamis (22/9/2022).
Baca Juga:Jangan Abaikan, Ini Tiga Jenis dan Hak-Hak Tetangga dalam Islam
Lanjutnya, namun jangan sampai salah tafsir. Yang dimaksud berbagi meski hanya kuah saj,a yaitu sedikit apapun masakan yang kita buat, setidaknya tetangga yang mencium aroma tersebut dapat merasakan hidangan yang kita bagikan.
"Tapi cara memahaminya mesti sempurna, jangan sampai antum makan ayamnya, kuahnya dibagi ke tetangga," ujar Pendiri Pusat Kajian Islam Quantum Akhyar Institut ini.
Berbagi sesama dianjurkan oleh Rasulullah SAW tanpa pamrih, dan pandang bulu. Tidak tertulis secara spesifik di dalam hadis bahwa berbagi hanya kepada sesama muslim saja.
Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengatakan, dalam sebuah hadis Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk saling berbagi terutama ketika memasak makanan. Alangkah baiknya berbagi dengan tetangga yang mencium aroma wangi masakan.
"Masak makanan kata Nabi, baunya sampai ke tetangga, maka bagilah makanan itu walaupun kuahnya," kata UAH dikutip dari Adi Hidayat Official, Kamis (22/9/2022).
Baca Juga:Jangan Abaikan, Ini Tiga Jenis dan Hak-Hak Tetangga dalam Islam
Lanjutnya, namun jangan sampai salah tafsir. Yang dimaksud berbagi meski hanya kuah saj,a yaitu sedikit apapun masakan yang kita buat, setidaknya tetangga yang mencium aroma tersebut dapat merasakan hidangan yang kita bagikan.
"Tapi cara memahaminya mesti sempurna, jangan sampai antum makan ayamnya, kuahnya dibagi ke tetangga," ujar Pendiri Pusat Kajian Islam Quantum Akhyar Institut ini.
Berbagi sesama dianjurkan oleh Rasulullah SAW tanpa pamrih, dan pandang bulu. Tidak tertulis secara spesifik di dalam hadis bahwa berbagi hanya kepada sesama muslim saja.