home edukasi & pesantren

Pesantren Dinilai Mampu Siapkan SDM Berkualitas Hadapi Bonus Demografi

Jum'at, 23 September 2022 - 15:56 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat menghadiri peresmian Masjid Al-Muhajirin Pondok Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah, Cibiuk, Garut, Jawa Barat (Dok Kemenko PMK)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menilai pondok pesantren memiliki peran besar dalam menyiapkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Pesantren telah melaksanakan peran tersebut jauh sebelum isu bonus demografi atau demographic dividend muncul di Tanah Air. Bonus demografi adalah suatu kondisi di mana populasi masyarakat didominasi individu dengan usia produktif, yakni rentang usia 15-64 tahun.

Pada 21 Januari 2021 lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil survei penduduk 2020. Jumlah penduduk Indonesia per-September 2020 sebanyak 270,20 juta jiwa atau bertambah 32,56 juta jiwa dari survei 2010.



Baca Juga: Kontribusi Besar Pesantren, Permudah Masyarakat Akses Pendidikan


Dalam survei tersebut, penduduk Indonesia didominasi usia produktif (15-64 tahun) dengan jumlah mencapai 191,08 jiwa (70,72%). Jumlah itu jauh melampaui penduduk usia muda (0-14 tahun) sebanyak 63,03 juta jiwa (23,33%), dan penduduk lanjut usia (65 tahun ke atas) sebanyak 16,07 juta jiwa (5,95%).

"Fakta sejarah membuktikan bahwa pesantren telah berperan besar dalam pembangunan dan pengembangan Sumber Daya Manusia generasi bangsa," kata Muhadjir saat menghadiri peresmian Masjid Al-Muhajirin Pondok Pesantren Al-Furqon Muhammadiyah, Cibiuk Garut, Jawa Barat, melalui keterangan pers, Jumat (23/9/2022).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren menko pmk muhadjir effendy bonus demografi peran pesantren
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya