2 Lender Tanifund Mengaku Dirugikan, Ini Cerita Mereka
Mahmuda attar hussein
Senin, 26 September 2022 - 13:00 WIB
Dua lender Tanifund yang merasa dirugikan. (Foto: YouTube).
Ada 2 lender Tanifund yang merasa dirugikan karena Platform financial technology (fintech) pear to pear lending mengalami masalah akibat proyeknya macet.
Mereka adalah Pringadi Abdi Surya dan William Sumoro. Pengakuan keduanya itu diunggah dikanal YouTube Pringadi Surya pada 6 Juli 2022 lalu.
"Aku sendiri masih ada 12 proyek plus satu yang ada di Tanifund. Satu proyek ini sudah dalam status dibayar asuransinya," kata Pringadi dikutip Senin (26/9/2022).
Baca Juga: Proyek Diduga Macet, Tanifund Gagal Bayar Investor
Namun kata Pringadi, masalah pembayaran asuransi tersebut tidak sesuai dengan yang dijanjikan Tanifund sebelumnya. Dari 80 persen yang dijanjikan, asuransi hanya dibayar sekitar 30 persen.
William menambahkan, pihaknya merasa tertipu dengan TKB90 Tanifund. Dia menduga nilai TKB90 Tanifund telah direkayasa.
Sebagai informasi TKB90 merupakan tingkat keberhasilan penyelenggara P2P Lending memfasilitasi penyelesaian kewajiban pinjam meminjam dalam jangka waktu hingga 90 hari sejak jatuh tempo.
Mereka adalah Pringadi Abdi Surya dan William Sumoro. Pengakuan keduanya itu diunggah dikanal YouTube Pringadi Surya pada 6 Juli 2022 lalu.
"Aku sendiri masih ada 12 proyek plus satu yang ada di Tanifund. Satu proyek ini sudah dalam status dibayar asuransinya," kata Pringadi dikutip Senin (26/9/2022).
Baca Juga: Proyek Diduga Macet, Tanifund Gagal Bayar Investor
Namun kata Pringadi, masalah pembayaran asuransi tersebut tidak sesuai dengan yang dijanjikan Tanifund sebelumnya. Dari 80 persen yang dijanjikan, asuransi hanya dibayar sekitar 30 persen.
William menambahkan, pihaknya merasa tertipu dengan TKB90 Tanifund. Dia menduga nilai TKB90 Tanifund telah direkayasa.
Sebagai informasi TKB90 merupakan tingkat keberhasilan penyelenggara P2P Lending memfasilitasi penyelesaian kewajiban pinjam meminjam dalam jangka waktu hingga 90 hari sejak jatuh tempo.