home masjid

BMM: Tenaga Pengajar Al-Qur'an Braile Masih Sedikit

Selasa, 27 September 2022 - 14:01 WIB
BMM: Tenaga Pengajar Al-Quran Braile Masih Sedikit Peminat. Foto: Langit7.id/iStock.
Lembaga zakat berperan penting dalam posisinya sebagai jembatan antara muzakki dan mustahik. Manager Penghimpunan Baitul Maal Muamalat (BMM), Muhammad Riandy mengatakan, BMM bersinergi dengan Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) dalam membantu para penyandang disabilitas agar dapat melakukan ibadah dan mengajarkan ajaran agama sebagaimana orang normal pada umumnya.

Utamanya dalam mengenalkan Al-Qur'an. Berbeda dengan kaum mukmin normal umumnya, para penyandang tunanetra belajar melalui metode khusus yakni dengan Al-Qur'an braile. Riandy menuturkan, sebenarnya yang lebih dibutuhkan oleh para penyandang tunanetra yakni tenaga pengajar karena fasilitas Al-Qur'an braille sudah cukup memadai.

"Setelah kita pahami lebih dalam, ternyata mereka butuh pengajar-pengajarnya karena jumlah Al-Qur'an braille sudah banyak bantuannya namun yang mengajarkan ini sangat sedikit," kata Riandy dalam webinar Langit7 bertajuk 'Hak Disabilitas (Tuna Rungu) dalam Islam', Selasa (27/9/2022).

Baca Juga:Hambatan Teman Tuli Mengenal Islam, Ustaz Abu Kahfi: Tak Ada Jembatan Ilmu

Menurut dia, tenaga pengajar Al-Qur'an braille harus memadai sesuai dengan antusiasme para penyandang disabilitas dalam memelajari Al-Qur'an. Karena itu BMM, kata Riandy, membuka training khusus bagi para calon pengajar disabilitas tunanetra.

"Akhirnya kita membuat training of trainer di beberapa daerah, tujuannya adalah orang-orang yang kita training ini bisa mengajarkan bagaimana cara membaca Al-Qur'an, mengajarkan Al-Qur'an untuk saudara kita tunanetra," jelasnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa daerah, tepatnya di tiga Provinsi yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Yogyakarta. Tambah Riandy, kini pihaknya tengah merencanakan kegiatan tersebut lebih luas lagi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pemberdayaan disabilitas mimbar langit7 baca alquran keutamaan alquran kalangan disabilitas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya