Akhir Tahun Selesai, Jokowi: Penyaluran BLT Mencapai 95,9 Persen
Andi Muhammad
Selasa, 27 September 2022 - 18:15 WIB
Presiden Jokowi menyalurkan BLT di Baubau. (Foto: Dok Setkab).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) penyesuaian kenaikan harga BBM sejauh ini hampir rampung, mencapai 95,9 persen.
"Yang berkaitan dengan BLT BBM, realisasi sampai hari ini sudah 19.700.000 penerima manfaat," kata Jokowi dikutip kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (27/9/2022).
Jokowi akan terus memastikan penyaluran BLT BBM tuntas di seluruh daerah di Indonesia pada akhir tahun ini, sebagaimana yang ditargetkan.
Selain itu, Presiden turut menyampaikan bahwa bantuan subsidi upah (BSU) telah tersalurkan kepada 7.077.000 pekerja. Penyaluran pun berjalan dengan kondusif tanpa ada masalah.
Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan Penyaluran BLT Berjalan Baik
"Sampai saat ini BSU sudah tersalur adalah 7.077.000. Artinya, sudah 48,3 persen yang sudah tersalur dan ini terus berjalan dengan kecepatan yang sangat baik," katanya.
Sebelumnya hari ini, Selasa, Jokowi melakukan kunjungan kerjanya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Serta menyalurkan BSU dan BLT BBM kepada para tenaga kerja.
"Yang berkaitan dengan BLT BBM, realisasi sampai hari ini sudah 19.700.000 penerima manfaat," kata Jokowi dikutip kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (27/9/2022).
Jokowi akan terus memastikan penyaluran BLT BBM tuntas di seluruh daerah di Indonesia pada akhir tahun ini, sebagaimana yang ditargetkan.
Selain itu, Presiden turut menyampaikan bahwa bantuan subsidi upah (BSU) telah tersalurkan kepada 7.077.000 pekerja. Penyaluran pun berjalan dengan kondusif tanpa ada masalah.
Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan Penyaluran BLT Berjalan Baik
"Sampai saat ini BSU sudah tersalur adalah 7.077.000. Artinya, sudah 48,3 persen yang sudah tersalur dan ini terus berjalan dengan kecepatan yang sangat baik," katanya.
Sebelumnya hari ini, Selasa, Jokowi melakukan kunjungan kerjanya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Serta menyalurkan BSU dan BLT BBM kepada para tenaga kerja.