Cak Nun Minta TGIPF Bekerja Objektif dan Independen Tanpa Intervensi Polri
Muhajirin
Selasa, 04 Oktober 2022 - 16:44 WIB
Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun (foto: caknun.com)
Budayawan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun, mengutarakan kesedihan yang mendalam atas tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan 125 korban jiwa. Dia juga meminta Tim Gabungan Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk Menkopolhukam, Mahfud MD bekerja dengan objektif dan independen.
"Satu orang mati itu, sama dengan semua orang meninggal dunia. Polri itu sekarang harus merintis budaya mawas diri," kata Cak Nun di kanal Youtube-nya, Selasa (4/10/2022).
Cak Nun juga memintaTGIPF yang dibentuk pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut secara objektif dan independen tanpa ada intervensi dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Baca Juga:Mahfud MD Pimpin Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Segera Ungkap Tersangka
"Kalau bisa Pak Mahfud meyakinkan itu tim independen, objektif, bukan tim Polri. Sebab, kalau tim Polri masih rawan tuduhan. Lho, mosok Polri itu punya kemungkinan salah (dalam kasus Kanjuruhan), masak dia yang memimpin penyelidikan. Itu kan tidak baik untuk preseden hukum nasional," kata Cak Nun.
Tim Medis Harus Dilibatkan dalam Penyelidikan
"Satu orang mati itu, sama dengan semua orang meninggal dunia. Polri itu sekarang harus merintis budaya mawas diri," kata Cak Nun di kanal Youtube-nya, Selasa (4/10/2022).
Cak Nun juga memintaTGIPF yang dibentuk pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut secara objektif dan independen tanpa ada intervensi dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Baca Juga:Mahfud MD Pimpin Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Segera Ungkap Tersangka
"Kalau bisa Pak Mahfud meyakinkan itu tim independen, objektif, bukan tim Polri. Sebab, kalau tim Polri masih rawan tuduhan. Lho, mosok Polri itu punya kemungkinan salah (dalam kasus Kanjuruhan), masak dia yang memimpin penyelidikan. Itu kan tidak baik untuk preseden hukum nasional," kata Cak Nun.
Tim Medis Harus Dilibatkan dalam Penyelidikan