PSSI Ungkap Sebab Pintu Stadion Kanjuruhan Tertutup, Ini Pihak yang Bertanggung Jawab
Muhajirin
Selasa, 04 Oktober 2022 - 17:21 WIB
Pintu Stadion Kanjuruhan yang tertutup mengakibatkan suporter berdesakan sehingga jatuh banyak korban jiwa (foto: istimewa)
Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjelaskan akar masalah pintu keluar Stadion Kanjuruhan yang tertutup. Ramai di media sosial pintu keluar stadion tertutup, sehingga penonton berdesakan panik menghindari gas air mata dan jatuhlah banyak korban jiwa.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, mengungkapkan, pintu stadion tertutup karena telat komando. Dia menyebut, kejadian itu merupakan kelalaian Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno.
“Tidak semuanya tertutup, tapi sebagian sudah ada yang dibuka. Yang masih ditutup itu telat komando, belum sampai ke tujuan (penjaga pintu),” kata Ahmad Riyadh dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Baca Juga:3 Sanksi PSSI untuk Arema FC, Tak Boleh Main di Kandang hingga Denda Rp250 Juta
Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, menjelaskan, Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno, yang mengatur semua alur keluar masuk penonton pintu masuk stadion.
“Dia bertanggung jawab, poin yang harus terlaksana. Saudara (Suko Sutrisno) sebagai petugas pertandingan tidak boleh beraktivitas seumur hidup di lingkungan sepakbola,” kata Erwin.
Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi serupa kepada Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris. Dia dianggap tidak mampu mengendalikan penonton yang masuk ke lapangan.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh, mengungkapkan, pintu stadion tertutup karena telat komando. Dia menyebut, kejadian itu merupakan kelalaian Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno.
“Tidak semuanya tertutup, tapi sebagian sudah ada yang dibuka. Yang masih ditutup itu telat komando, belum sampai ke tujuan (penjaga pintu),” kata Ahmad Riyadh dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Baca Juga:3 Sanksi PSSI untuk Arema FC, Tak Boleh Main di Kandang hingga Denda Rp250 Juta
Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, menjelaskan, Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno, yang mengatur semua alur keluar masuk penonton pintu masuk stadion.
“Dia bertanggung jawab, poin yang harus terlaksana. Saudara (Suko Sutrisno) sebagai petugas pertandingan tidak boleh beraktivitas seumur hidup di lingkungan sepakbola,” kata Erwin.
Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi serupa kepada Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris. Dia dianggap tidak mampu mengendalikan penonton yang masuk ke lapangan.