Aremania Gelar Doa Bersama di Stadion Kanjuruhan
Fajar adhitya
Rabu, 05 Oktober 2022 - 19:45 WIB
Pemain Arema melakukan tabur bunga dan melakukan doa untuk korban tragedi Kanjuruhan (foto: twitter/ @AremafcOfficial)
Tindakan represif kepolisian yang menembakkan gas air mata dalam insiden di Stadion Kanjuruhan menewaskan 133 orang, menurut data Posko Postmortem Crisis Center Pemerintah Kabupaten Malang. Para pendukung Arema FC, Aremania menggelar doa bersama untuk para korban.
Seorang pendukung mengatakan bahwa sampai saat ini Aremania terus menggelar doa bersama di Stadion Kanjurhan. Tahlil digelar sejak hari pertama usai tragedi sampai hari ke tujuh nanti.
“Kita sampai malam ini masih melakukan doa bersama dalam artian tiap malam melakukan tahlil di Kanjuruhan sampai hari ke tujuh. Intinya satu kita masih mendoakan,” katanya dalam konferensi pers YLBHI, Rabu (5/10/2022).
Baca juga:Tinjau Stadion Kanjuruhan, Jokowi Dorong Evaluasi Tata Kelola Sepak Bola Indonesia
Menurutnya, sebagian besar Aremania masih belum bisa berbuat banyak untuk menyelidiki akar masalah Tragedi Kanjuruhan. Aremania masih diliputi dukacita mengenang para korban,
“Sampai hari ini kawan-kawan belum bergerak, karena kita memang masih berduka, jadi kita akan menyelesaikan doa kita,” tuturnya.
Para pendukung sejumlah klub di berbagai kota juga menggelar doa bersama dan shalat ghaib untuk ratusan korban Tragedi Kanjurhan. Ribuan pendukung klub sepak bola dari berbagai klub se-pulau Jawa berkumpul di halaman parkir Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (3/10/2022) malam.
Seorang pendukung mengatakan bahwa sampai saat ini Aremania terus menggelar doa bersama di Stadion Kanjurhan. Tahlil digelar sejak hari pertama usai tragedi sampai hari ke tujuh nanti.
“Kita sampai malam ini masih melakukan doa bersama dalam artian tiap malam melakukan tahlil di Kanjuruhan sampai hari ke tujuh. Intinya satu kita masih mendoakan,” katanya dalam konferensi pers YLBHI, Rabu (5/10/2022).
Baca juga:Tinjau Stadion Kanjuruhan, Jokowi Dorong Evaluasi Tata Kelola Sepak Bola Indonesia
Menurutnya, sebagian besar Aremania masih belum bisa berbuat banyak untuk menyelidiki akar masalah Tragedi Kanjuruhan. Aremania masih diliputi dukacita mengenang para korban,
“Sampai hari ini kawan-kawan belum bergerak, karena kita memang masih berduka, jadi kita akan menyelesaikan doa kita,” tuturnya.
Para pendukung sejumlah klub di berbagai kota juga menggelar doa bersama dan shalat ghaib untuk ratusan korban Tragedi Kanjurhan. Ribuan pendukung klub sepak bola dari berbagai klub se-pulau Jawa berkumpul di halaman parkir Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (3/10/2022) malam.