home global news

Keadilan Konstitusional dan Penanganan Krisis Berjalan Seiring

Kamis, 06 Oktober 2022 - 12:35 WIB
Ilustrasi simbol keadilan dan penegakan hukum. Foto: Langit7.id/iStock
Presiden RI Joko Widodo menyebutkan Indonesia, seperti negara-negara lain, berupaya menerapkan keadilan konstitusional (constitutional justice) seiring dengan upaya penanganan berbagai krisis.Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut saat membuka Kongres Ke-5 Konferensi Badan Peradilan Konstitusi Sedunia Tahun 2022 atau The 5th Congress of the World Conference on Constitutional Justice (WCCJ) dengan tema Constitutionalism and Peace yang dihadiri oleh hakim-hakim konstitusi dari 119 negara di Afrika, Amerika, Australia, Asia, dan Eropa.

WCCJ berada di bawah inisiatif Komisi Venice (Venice Commission) selaku konferensi tingkat paling tinggi dalam bidang peradilan konstitusi. Organisasi tersebut mempromosikan peradilan konstitusi sebagai elemen kunci bagi demokrasi, perlindungan hak asasi manusia, dan negara hukum.

Baca Juga:Tinjau Stadion Kanjuruhan, Jokowi Dorong Evaluasi Tata Kelola Sepak Bola Indonesia



"Selain memperjuangkan constitutional justice yang merupakan elemen kunci dari demokrasi, perlindungan HAM, dan kepastian hukum, masing-masing negara pasti sedang berjuang keras menghadapi krisis pangan, energi, dan finansial. Masing-masing negara pasti mencari titik sinergi antara constitutional justice dan penanganan krisis," kata Presiden Jokowi di Nusa Dua, Bali, Rabu (5/10/2022).

"Saya memahami pentingnya peran Bapak/Ibu yang mulia, para hakim konstitusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mahkamah Konstitusi merupakan pilar utama dalam menegakkan constitutional justice yang merupakan elemen kunci dari demokrasi perlindungan hak asasi manusia dan kepastian hukum," kata Presiden.

Namun, tugas tersebut makin sulit dan berat karena selain menegakkan constitutional justice, kata Presiden, semua negara di dunia saat ini harus menangani beberapa krisis. Bahkan, pandemi pun belum sepenuhnya berakhir tetapi dunia kembali dikejutkan dengan perang antara Rusia dan Ukraina yang mengacaukan rantai pasok perdagangan global.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jokowi keadilan hari konstitusi keadilan konstitusional perdamaian
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya