home global news

Temuan Komnas HAM: Aremania ke Lapangan Bukan untuk Serang Pemain

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 17:25 WIB
Temuan Komnas HAM: Aremania ke Lapangan Bukan untuk Serang Pemain. Foto: Istimewa.
Tragedi Kanjuruhan merupakan kejadian memilukan di dunia sepak bola. Tindakan aparat dengan menembakkan gas air mata untuk menghalau massa justru menjadi penyebab tewasnya 131 suporter Arema.

Sejak awal, tragedi ini diklaim terjadi karena dipicu masuknya Aremania ke lapangan untuk menyerang pemain. Tragedi ini terjadi usai laga Arema vs Persebaya di Liga 1 2022-2023 Pekan 11 (1/10) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Namun, Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam membantah hal tersebut. Menurut temuan fakta hasil investigasi Komnas HAM, Aremania (sebutan suporter Arema) masuk ke lapangan bukan untuk menyerang pemain Arema maupun Persebaya.

Perlu diketahui, temuan ini berdasarkan hasil wawancara kelompok-kelompok Aremania, keluarga korban, dan mendatangi stadion langsung.

“Kalau ada yang bilang ekskalasi itu timbul gara-gara suporter pada terangsang semua, lalu ekskalasi meningkat, setelah itu dimulai dengan yang berada di luar dan sebagainya, sampai sore ini kami menangkapnya beda. Kami mendapatkan berbagai informasi tidak begitu kejadiannya,” kata Anam, dalam keterangan tertulis, di Wearemania, Jumat (7/10/2022).

Menurut dia, kejadian sebenarnya saat sekitar 15-20 menit pasca-peluit wasit mengakhiri laga. Suasana saat itu masih terkendali, walaupun banyak suporter masuk ke lapangan.

Baca Juga:Ditetapkan sebagai Tersangka, Ini Profil Dirut PT LIB
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
komnas ham arema fc stadion kanjuruhan tragedi kanjuruhan aremania
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya