Hikmah Rahmani: Ada Apa dengan Usia 40?
Redaksi
Senin, 16 Agustus 2021 - 16:00 WIB
Ilustrasi usia 40. Foto: Langit7.id/ iStock
Usia 40 tahun dinilai sebagai masa keemasan manusia dalam menapaki hidup. Usia 40 tahun adalah usia kematangan manusia.
Oleh: A. Rahman Habsyi
Usia 40 tahun adalah usia yang istimewa. Jika tidak istimewa, tidak mungkin Allah SWT menyebutnya secara khusus dalam al-Qur'an berikut ini:
حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
“…hingga apabila dia telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (Al-Ahqaf/46:15)
Usia 40 tahun sebagai masa keemasan manusia menapaki hidup adalah usia kematangan manusia. Akalnya mencapai puncak kesempurnaan, kemampuannya memahami, sudah maksimal, dan kepiawaiannya menahan emosi juga sudah stabil.
Baca Juga: Ingin Surga Akhirat, Ciptakan Dulu Surga di Dunia
Oleh: A. Rahman Habsyi
Usia 40 tahun adalah usia yang istimewa. Jika tidak istimewa, tidak mungkin Allah SWT menyebutnya secara khusus dalam al-Qur'an berikut ini:
حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
“…hingga apabila dia telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (Al-Ahqaf/46:15)
Usia 40 tahun sebagai masa keemasan manusia menapaki hidup adalah usia kematangan manusia. Akalnya mencapai puncak kesempurnaan, kemampuannya memahami, sudah maksimal, dan kepiawaiannya menahan emosi juga sudah stabil.
Baca Juga: Ingin Surga Akhirat, Ciptakan Dulu Surga di Dunia