7 Cara Ajarkan Anak Balita Salat 5 Waktu, Mulai dengan Dialog
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 10 Oktober 2022 - 10:50 WIB
Cara mengajarkan anak usia balita salat 5 waktu. (Foto: Istimewa)
Terdapat 7 cara mengajarkan anak usia balita salat 5 waktu. Pola yang mesti diterapkan di awal adalah dengan berdialog, sehingga tumbuh keinginan beribadah.
Salatmerupakan tiang agama. Maka itu, penting untuk dilakukan. Saking pentingnya, Rasulullah SAW memerintahkan anak-anak sejak usia 7 tahun untuk salat.
Namun, tidak mudah bagi orangtua untuk mengajarkan anak-anak usia balita untuk belajar salat 5 waktu. Karena itu butuh cara khusus mendorong mereka salat.
Psikolog sekaligus founder @motivaconsulting, Sovia Sahid, memberikan cara mengajarkan anak salat 5 waktu di usia balita.
Pertama, kenalkan perintah salat lima waktu pada anak melalui dialog. Jadi, ajak anak ngobrol berdua lalu beritahukan bahwa umat muslim memiliki ibadah yang wajib dilaksanakan yakni salat. Setelah menjelaskan, maka beri mereka pertanyaan terkait ketersiadaannya untuk diajarkan salat.
Menurut dia, biasanya balita jika sudah dijelaskan mereka akan bersemangat, sebab itu sesuatu yang baru mereka lihat. Meski tiap hari orang tuanya sering melakukan hal demikian, tetapi mereka belum pernah mencobanya sehingga membuat rasa penasaran dalam diri mereka.
Kedua, perkuat hal demikian dengan memberikan ia tontonan video dan buku cerita tentang salat lima waktu.
Salatmerupakan tiang agama. Maka itu, penting untuk dilakukan. Saking pentingnya, Rasulullah SAW memerintahkan anak-anak sejak usia 7 tahun untuk salat.
Namun, tidak mudah bagi orangtua untuk mengajarkan anak-anak usia balita untuk belajar salat 5 waktu. Karena itu butuh cara khusus mendorong mereka salat.
Psikolog sekaligus founder @motivaconsulting, Sovia Sahid, memberikan cara mengajarkan anak salat 5 waktu di usia balita.
Pertama, kenalkan perintah salat lima waktu pada anak melalui dialog. Jadi, ajak anak ngobrol berdua lalu beritahukan bahwa umat muslim memiliki ibadah yang wajib dilaksanakan yakni salat. Setelah menjelaskan, maka beri mereka pertanyaan terkait ketersiadaannya untuk diajarkan salat.
Menurut dia, biasanya balita jika sudah dijelaskan mereka akan bersemangat, sebab itu sesuatu yang baru mereka lihat. Meski tiap hari orang tuanya sering melakukan hal demikian, tetapi mereka belum pernah mencobanya sehingga membuat rasa penasaran dalam diri mereka.
Kedua, perkuat hal demikian dengan memberikan ia tontonan video dan buku cerita tentang salat lima waktu.