Ditetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Abdul Haris: Saya Ikhlas
Ummu hani
Senin, 10 Oktober 2022 - 15:15 WIB
Ditetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan: Abdul Haris: Saya Ikhlas. Foto: Istimewa.
Pihak Kepolisian menetapkan enam tersangka dalam kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Salah satu tersangka tersebut merupakan Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Haris (AH).
Usai ditetapkan sebagai tersangka, Abdul Haris mengaku ikhlas atas keputusan pihak Kepolisian. Namun, ia meminta penyidik turut mengusut tuntas penembakan gas air mata ke tribun.
Sebagai informasi, Abdul Haris ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai dalam urusan penyelenggaraan pertandingan.
“Mari bersama-sama menuntut keadilan, kalaupun saya yang dijadikan tersangka saya ikhlas dan siap. Ini takdir saya, ini musibah. Saya lebih takut dengan siksa Allah daripada siksa dunia,” kata Haris, dalam keterangan tertulis, di Wearemania, Ahad (9/10/2022).
"Kalau ada sukses pertandingan dibilang seluruh Indonesia ketuanya, tapi kalau ada kegagalan yang disalahkan ketua panpelnya. Janganlah berbahagia di atas penderitaan orang lain," imbuhnya.
Baca Juga:Kalah 5-1, Timnas Indonesia Berharap Masuk Runner Up Terbaik
Adapun alasan Abdul Haris meminta kasus penembakan gas air mata ini diusut tuntas karena dirasakannya ada yang sesuatu berbeda.
Usai ditetapkan sebagai tersangka, Abdul Haris mengaku ikhlas atas keputusan pihak Kepolisian. Namun, ia meminta penyidik turut mengusut tuntas penembakan gas air mata ke tribun.
Sebagai informasi, Abdul Haris ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai dalam urusan penyelenggaraan pertandingan.
“Mari bersama-sama menuntut keadilan, kalaupun saya yang dijadikan tersangka saya ikhlas dan siap. Ini takdir saya, ini musibah. Saya lebih takut dengan siksa Allah daripada siksa dunia,” kata Haris, dalam keterangan tertulis, di Wearemania, Ahad (9/10/2022).
"Kalau ada sukses pertandingan dibilang seluruh Indonesia ketuanya, tapi kalau ada kegagalan yang disalahkan ketua panpelnya. Janganlah berbahagia di atas penderitaan orang lain," imbuhnya.
Baca Juga:Kalah 5-1, Timnas Indonesia Berharap Masuk Runner Up Terbaik
Adapun alasan Abdul Haris meminta kasus penembakan gas air mata ini diusut tuntas karena dirasakannya ada yang sesuatu berbeda.