Wakil Ketua MPR: Pesantren Bisa Cegah Kemerosotan Moral Masyarakat
Muhajirin
Selasa, 11 Oktober 2022 - 21:10 WIB
Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto dalam sambutannya di Ponpes Al Mubarok, Serang, Banten (Dok MPR RI)
Wakil Ketua MPR RI, Yandri Susanto, menegaskan, pesantren dan madrasah berperan penting menjaga akhlak dan karakter generasi penerus bangsa. Pesantren bisa membentengi generasi muda dari fenomena kemerosotan moral dan penyakit sosial.
Dia mengulas, pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, para ulama dan syuhada menghadapi musuh berwujud nyata yaitu tentara Belanda, Jepang, dan Inggris.
“Hari Ini musuh yang dihadapi bangsa Indonesia remang-remang. Bahkan, tidak kelihatan tapi selalu menyerang setiap saat. Musuh itu adalah narkoba, minuman keras, dekadensi moral, rongrongan dari dunia maya dan lainnya,” kata Yandri dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/10/2022).
Baca Juga: Hari Santri 2022 jadi Momentum Mengembalikan Peran Pondok Pesantren
Yandri mencontohkan maraknya kasus dan konten LGBT yang berseliweran di media sosial. Itu menjadi tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia. Maka itu, pesantren bisa membentengi generasi mudah dari penyakit masyarakat itu.
Dia berharap, pondok pesantren tidak pernah berhenti berkontribusi positif untuk umat, bangsa, dan negara. Itu karena tantangan yang dihadapi bangsa dan negara cukup berat.
Dia mengulas, pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, para ulama dan syuhada menghadapi musuh berwujud nyata yaitu tentara Belanda, Jepang, dan Inggris.
“Hari Ini musuh yang dihadapi bangsa Indonesia remang-remang. Bahkan, tidak kelihatan tapi selalu menyerang setiap saat. Musuh itu adalah narkoba, minuman keras, dekadensi moral, rongrongan dari dunia maya dan lainnya,” kata Yandri dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (11/10/2022).
Baca Juga: Hari Santri 2022 jadi Momentum Mengembalikan Peran Pondok Pesantren
Yandri mencontohkan maraknya kasus dan konten LGBT yang berseliweran di media sosial. Itu menjadi tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia. Maka itu, pesantren bisa membentengi generasi mudah dari penyakit masyarakat itu.
Dia berharap, pondok pesantren tidak pernah berhenti berkontribusi positif untuk umat, bangsa, dan negara. Itu karena tantangan yang dihadapi bangsa dan negara cukup berat.