Dari Hobi, Muslim Asal Boyolali Ini Sukses Beternak Kenari Impor
Mahmuda attar hussein
Selasa, 17 Agustus 2021 - 11:00 WIB
Burung kenari. Foto: Langit7/Istock
Siapa yang tidak terhibur dengan nyanyian merdu burung kicau? Burung kicau di kalangan pehobinya memiliki nilai lebih karena mampu menghilangkan stres, bahkan mampu menghasilkan rupiah.
Dari sekian banyak jenis burung kicau yang ada, burung kenari cukup diminati dikalangan pehobi burung di Indonesia. Selain memiliki irama kicau yang merdu, kenari lokal di pasaran juga memiliki harga relatif terjangkau, berkisar antara Rp300-500 ribu.
Namun, harga itu tidak berlaku untuk kenari hasil ternakan muslim asal Boyolali. Biasa disapa Wahyu Peyang, dari hasil ternakan kenarinya ia biasa memasarkan anakan dengan harga Rp1,7-2 juta.
Hal itu disebabkan peternakan Berkah Canary miliknya ini fokus kepada peternakan kenari impor, seperti Yorkshire asal Eropa. Keunggulan kenari jenis ini ialah memiliki postur tubuh yang lebih besar, dengan kicauan yang nyaring diikuti irama yang lebih baik dibandingkan kenari lokal.
“Peminatnya cukup banyak dari kalangan pehobi terhadap kenari impor. Tidak lain karena penampilannya yang cantik dan besar, terlebih kicau nyanyian kenari impor dianggap lebih baik dan merdu. Bisa dibilang cengkok kenari impor itu lebih banyak bagusnya,” ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Baca juga:Inovasi Tempe Unik, dari Berbentuk Pesawat hingga Kura-kura
Muslim tiga anak ini mengaku mendapatkan ilmu seputar kenari berkat pergaulannya bersama dengan komunitas sesama pehobi. Dari situ, ia mulai mempelajari karakter dari burung kenari yang kemudian diaplikasikannya ke dalam perawatan sehari-hari.
Dari sekian banyak jenis burung kicau yang ada, burung kenari cukup diminati dikalangan pehobi burung di Indonesia. Selain memiliki irama kicau yang merdu, kenari lokal di pasaran juga memiliki harga relatif terjangkau, berkisar antara Rp300-500 ribu.
Namun, harga itu tidak berlaku untuk kenari hasil ternakan muslim asal Boyolali. Biasa disapa Wahyu Peyang, dari hasil ternakan kenarinya ia biasa memasarkan anakan dengan harga Rp1,7-2 juta.
Hal itu disebabkan peternakan Berkah Canary miliknya ini fokus kepada peternakan kenari impor, seperti Yorkshire asal Eropa. Keunggulan kenari jenis ini ialah memiliki postur tubuh yang lebih besar, dengan kicauan yang nyaring diikuti irama yang lebih baik dibandingkan kenari lokal.
“Peminatnya cukup banyak dari kalangan pehobi terhadap kenari impor. Tidak lain karena penampilannya yang cantik dan besar, terlebih kicau nyanyian kenari impor dianggap lebih baik dan merdu. Bisa dibilang cengkok kenari impor itu lebih banyak bagusnya,” ujarnya dikanal Youtube CapCapung.
Baca juga:Inovasi Tempe Unik, dari Berbentuk Pesawat hingga Kura-kura
Muslim tiga anak ini mengaku mendapatkan ilmu seputar kenari berkat pergaulannya bersama dengan komunitas sesama pehobi. Dari situ, ia mulai mempelajari karakter dari burung kenari yang kemudian diaplikasikannya ke dalam perawatan sehari-hari.