Biden Diminta Mundur usai Taliban Kuasai Afghanistan
Muhajirin
Selasa, 17 Agustus 2021 - 13:03 WIB
Ilustrasi peta Afghanistan yang kini mayoritas wilayah dikuasai Taliban. Foto: Langit7.id/iStock
Joe Biden diminta Donald Trump mengundurkan diri sebagai presiden Amerika Serikat (AS) lantaran membiarkan Afghanistan diambil alih kelompok milisi Taliban. Trump pun mengolok Biden sebagai presiden yang tidak sah.
Selain menuding permasalahan di Afghanistan, Trump juga mengkritik Biden terkait lonjakan kasus Covid-19 di AS. Tak berhenti di situ, Trump juga menyinggung permasalahan imigrasi, ekonomi, dan kebijakan energi.
Baca Juga:Taliban Ambil Alih Istana, Presiden Ashraf Ghani Melarikan Diri
"Sudah waktunya Joe Biden mengundurkan diri secara memalukan karena membiarkan apa yang terjadi di Afghanistan," kata Trump dalam sebuah pernyataan tertulis, Selasa (17/8/2021).
"Ini seharusnya tidak menjadi masalah besar. Karena dia tidak terpilih secara sah," ujarnya
Trump mengatakan, penarikan pasukan AS dari Afghanistan akan jauh berbeda dan lebih berhasil jika dia yang menjadi presiden. "Apa yang dilakukan Joe Biden dengan Afghanistan sangat legendaris. Itu akan menjadi salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah Amerika," ujarnya.
Pada Sabtu (14/8/2021), Biden membela keputusannya menarik pasukan AS dengan mengatakan kehadiran AS di Afghanistan selama 20 tahun terakhir tidak dapat diterima. "Satu tahun lagi, atau lima tahun lagi, kehadiran militer AS tidak akan membuat perbedaan jika militer Afghanistan tidak dapat atau tidak akan mempertahankan negaranya sendiri," kata Biden.
Selain menuding permasalahan di Afghanistan, Trump juga mengkritik Biden terkait lonjakan kasus Covid-19 di AS. Tak berhenti di situ, Trump juga menyinggung permasalahan imigrasi, ekonomi, dan kebijakan energi.
Baca Juga:Taliban Ambil Alih Istana, Presiden Ashraf Ghani Melarikan Diri
"Sudah waktunya Joe Biden mengundurkan diri secara memalukan karena membiarkan apa yang terjadi di Afghanistan," kata Trump dalam sebuah pernyataan tertulis, Selasa (17/8/2021).
"Ini seharusnya tidak menjadi masalah besar. Karena dia tidak terpilih secara sah," ujarnya
Trump mengatakan, penarikan pasukan AS dari Afghanistan akan jauh berbeda dan lebih berhasil jika dia yang menjadi presiden. "Apa yang dilakukan Joe Biden dengan Afghanistan sangat legendaris. Itu akan menjadi salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah Amerika," ujarnya.
Pada Sabtu (14/8/2021), Biden membela keputusannya menarik pasukan AS dengan mengatakan kehadiran AS di Afghanistan selama 20 tahun terakhir tidak dapat diterima. "Satu tahun lagi, atau lima tahun lagi, kehadiran militer AS tidak akan membuat perbedaan jika militer Afghanistan tidak dapat atau tidak akan mempertahankan negaranya sendiri," kata Biden.