home global news

Civitas Al-Hamidiyah Deklarasi Anti Kekerasan dan Perundungan

Selasa, 25 Oktober 2022 - 10:27 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa.
Dalam momentum Hari Santri Nasional (HSN), ratusan santri dan civitas di Yayasan Islam Al-Hamidiyah (YIA), dan Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok melakukan Deklarasi Anti Kekerasan dan Perundungan. Pembacaan deklarasi ini dipimpin oleh Direktur Yayasan, Imam Susanto.

Menurut Imam Susanto, Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok didirikan oleh Almaghfurlah KH Achmad Sjaichu sebagai lembaga pendidikan yang berpedoman pada keislaman dan kemanusiaan.

"Kami sangat tidak mengizinkan adanya kekerasaan di pesantren ini. Oleh karenanya, deklarasi ini penting kita sampaikan di peringatan Hari Santri,” kata Imam dalam keterangannya, dikutip Selasa (25/10/2022).

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, Prof Dr Oman Fathurahman menilai, Deklarasi Anti Kekerasan dan Perundungan ini merupakan langkah progresif Pondok Pesantren Al-Hamidiyah dalam mencegah terjadinya kasus kekerasan, dan perundungan di pesantren.

“Pesantren Al-Hamidiyah akan segera memiliki Pedoman Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan. Saat ini, Pedoman tersebut sedang masuk tahap uji shahih yang melibatkan para pakar terkait,” kata Prof Oman.

Baca Juga:Akademi Salam, Tempat Siswa Temukan Kemerdekaan dalam Belajar

Adapun deklarasi ini memuat lima poin yang menegaskan sikap menolak segala bentuk tindak kekerasan dan atau perundungan. Berikut ini isi deklarasi yang dimaksud:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya