Tanggapi Wacana KLB PSSI, CEO PSIS Hormati Sikap Klub Lain
Arif purniawan
Selasa, 25 Oktober 2022 - 21:45 WIB
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mempersilahkan klub untuk menggelar KLB (foto: PSIS Semarang)
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mempersilakan kepada klub-klub di Liga 1 untuk memberikan usulan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.
Keputusan untuk mengajukan usulan KLB menjadi kewenangan dari klub pemilik voters sebagai anggota PSSI. Hal itu disampaikan Yoyok menanggapi wacana yang berkembang pascatragedi Kanjuruhan, yang menewaskan ratusan orang.
“Mengenai KLB, PSIS menghormati sikap kawan kawan klub lain karena itu hak sebagai anggota PSSI, namun harus dilaksanakan sesuai statuta yakni jika ada usulan dari 50% anggota PSSI atau 2/3 dari Delegasi yang mewakili Anggota PSSI,” tutur Yoyok Sukawi, di Jakarta, Selasa (25/10/2022).
Baca juga:Mantan Pemain Lazio U-19 Jalani Trial di PSIS Semarang
Di sisi lain, PSIS mendorong PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator liga untuk segera melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa demi keberlangsungan kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. RUPS luar biasa harus dilakukan demi kejelasan dan nasib kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Yoyok mengatakan, sebagai klub peserta, kelanjutan kompetisi adalah hal yang sangat penting. Namun kompetisi juga harus berjalan dengan penuh transformasi dan perbaikan-perbaikan seperti yang saat ini tengah disusun oleh tim Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia.
“Sepak bola Indonesia harus kembali berjalan jauh lebih baik dari sebelumnya,” lanjutnya
Keputusan untuk mengajukan usulan KLB menjadi kewenangan dari klub pemilik voters sebagai anggota PSSI. Hal itu disampaikan Yoyok menanggapi wacana yang berkembang pascatragedi Kanjuruhan, yang menewaskan ratusan orang.
“Mengenai KLB, PSIS menghormati sikap kawan kawan klub lain karena itu hak sebagai anggota PSSI, namun harus dilaksanakan sesuai statuta yakni jika ada usulan dari 50% anggota PSSI atau 2/3 dari Delegasi yang mewakili Anggota PSSI,” tutur Yoyok Sukawi, di Jakarta, Selasa (25/10/2022).
Baca juga:Mantan Pemain Lazio U-19 Jalani Trial di PSIS Semarang
Di sisi lain, PSIS mendorong PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator liga untuk segera melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa demi keberlangsungan kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. RUPS luar biasa harus dilakukan demi kejelasan dan nasib kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Yoyok mengatakan, sebagai klub peserta, kelanjutan kompetisi adalah hal yang sangat penting. Namun kompetisi juga harus berjalan dengan penuh transformasi dan perbaikan-perbaikan seperti yang saat ini tengah disusun oleh tim Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia.
“Sepak bola Indonesia harus kembali berjalan jauh lebih baik dari sebelumnya,” lanjutnya