Batik, Warisan Budaya Tak Benda yang Jadi Identitas Bangsa
Hasanah syakim
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 18:14 WIB
Pameran Batik Nitik di Museum Tekstil Jakarta menampilkan beragam koleksi batik dari Yogyakarta (foto: istimewa)
Batik merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang memiliki perjalanan hingga menjadi salah satu identitas bangsa yang membanggakan.
Kepala Unit Pengelola Museum Seni, Sri Kusumawati menyampaikan pada awalnya batik hanya digunakan pada golongan bangsawan dengan aturan yang amat ketat. Sehingga berbagai motif memiliki makna dan arti tertentu.
"Dalam perkembangannya saat ini batik di Indonesia telah menjadi salah satu identitas bangsa yang membanggakan," ujar Sri Kusumawati dikutip Jumat (28/10/2022).
Baca juga:Pameran Batik Nitik Tampilkan 80 Lebih Motif Kain Batik
Sri menjelaskan saat ini kain batik dipakai oleh seluruh lapisan masyarakat dan tidak hanya digunakan sebagai bahan pakaian sehari-hari, akan tetapi digunakan untuk upacara-upacara adat.
"Kain batik ini juga digunakan untuk upacara-upacara adat atau daur hidup manusia, mulai dari kehamilan, kelahiran, pernikahan sampai dengan kematian," ungkapnya.
Lebih lanjut, Sri menjelaskan di balik setiap batik terdapat beberapa makna filosofis yang mempungai nilai dan sejarah yang cukup panjang, corak batik pun tidak lepas dari beberapa unsur dari wilayah pembuatannya.
Kepala Unit Pengelola Museum Seni, Sri Kusumawati menyampaikan pada awalnya batik hanya digunakan pada golongan bangsawan dengan aturan yang amat ketat. Sehingga berbagai motif memiliki makna dan arti tertentu.
"Dalam perkembangannya saat ini batik di Indonesia telah menjadi salah satu identitas bangsa yang membanggakan," ujar Sri Kusumawati dikutip Jumat (28/10/2022).
Baca juga:Pameran Batik Nitik Tampilkan 80 Lebih Motif Kain Batik
Sri menjelaskan saat ini kain batik dipakai oleh seluruh lapisan masyarakat dan tidak hanya digunakan sebagai bahan pakaian sehari-hari, akan tetapi digunakan untuk upacara-upacara adat.
"Kain batik ini juga digunakan untuk upacara-upacara adat atau daur hidup manusia, mulai dari kehamilan, kelahiran, pernikahan sampai dengan kematian," ungkapnya.
Lebih lanjut, Sri menjelaskan di balik setiap batik terdapat beberapa makna filosofis yang mempungai nilai dan sejarah yang cukup panjang, corak batik pun tidak lepas dari beberapa unsur dari wilayah pembuatannya.