LANGIT7.ID, Jakarta - Batik merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang memiliki perjalanan hingga menjadi salah satu identitas bangsa yang membanggakan.
Kepala Unit Pengelola Museum Seni, Sri Kusumawati menyampaikan pada awalnya batik hanya digunakan pada golongan bangsawan dengan aturan yang amat ketat. Sehingga berbagai motif memiliki makna dan arti tertentu.
"Dalam perkembangannya saat ini
batik di Indonesia telah menjadi salah satu identitas bangsa yang membanggakan," ujar Sri Kusumawati dikutip Jumat (28/10/2022).
Baca juga: Pameran Batik Nitik Tampilkan 80 Lebih Motif Kain BatikSri menjelaskan saat ini kain batik dipakai oleh seluruh lapisan masyarakat dan tidak hanya digunakan sebagai bahan pakaian sehari-hari, akan tetapi digunakan untuk upacara-upacara adat.
"Kain batik ini juga digunakan untuk upacara-upacara adat atau daur hidup manusia, mulai dari kehamilan, kelahiran, pernikahan sampai dengan kematian," ungkapnya.
Lebih lanjut, Sri menjelaskan di balik setiap batik terdapat beberapa makna filosofis yang mempungai nilai dan sejarah yang cukup panjang, corak batik pun tidak lepas dari beberapa unsur dari wilayah pembuatannya.
"Corak dan motif batik tidak dapat dilepaskan dari unsur-unsur yang melekat dari wilayah pembuatannya, salah satu batik yang sudah mendapatkan pengakuan indikasi geografis adalah Batik Nitik yang berasal dari Yogyakarta," ujarnya.
Baca juga: Wisata ke Museum Sumpah Pemuda, Ada di Daerah Senen JakartaSri menyebut, Batik Nitik ini begitu unik karena tersusun dari titik-titik segi empat yang membentuk bidang geometris yang berulang, dalam sebidang kain indikasi geografis.
"Hal ini dapat memberikan perlindungan pada karakteristik nilai budaya kepemilikan, dan penggunaan nama batik tertentu," tambahnya.
(sof)