Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Lurik Auliya, Menjaga Tradisi Tenun di Tengah Modernisasi

esti setiyowati Jum'at, 06 Desember 2024 - 19:32 WIB
Lurik Auliya, Menjaga Tradisi Tenun di Tengah Modernisasi
Lurik Auliya yang berlokasi di Gunung Kidul. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID-, Yogyakarta - - Di sebuah sudut Gunung Kidul, karya tenun tradisional masih bertahan berkat kegigihan Suyatmi, pemilik Lurik Auliya. Sejak 2004, ia memulai perjalanan sebagai perajin lurik dengan menggunakan alat tenun tradisional.

"Sejak kecil sebenarnya sudah belajar tenun, tapi mulai menekuni sejak setelah menikah pada 2004," ujar Suyatmi saat ditemui di kediamannya di Dusun Jeruk Legi, Desa Katongan, Kec. Nglipar, Gunung Kidul.

Pada awalnya, Suyatmi hanya bisa membuat tenun kasar. Namun, usai mendapat pelatihan, ia bisa membuat tenun halus, bahkan membuat produk turunannya seperti pakaian hingga tas.

Baca juga: Aloe Land: Kampung Edukasi Lidah Buaya, Berdayakan Gunung Kidul

Suyatmi mendapat support atau dukungan dari Dompet Dhuafa pada 2007. Sejak saat itu, tempat produksi yang ia kelola berkembang. Dompet Dhuafa memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas produksi.

Dompet Dhuafa menawarkan modal serta peralatan tenun yang lebih modern untuk membantu pengembangan usaha. Hasilnya, Lurik Auliya mulai berkembang. Ibu Suyatmi mengajak warga sekitar untuk terlibat dalam proses produksi dan pemasaran.

"Alhamdulillah, sekarang kami sudah punya brand masing-masing. Dulu kami hanya beranggotakan tujuh orang, tapi sekarang usaha ini sudah melibatkan banyak warga," ungkapnya.

Meski usaha terus bertumbuh, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah persaingan dengan produk lurik mesin, yang mampu memproduksi kain hingga ratusan meter dalam waktu singkat. Sebaliknya, proses pembuatan lurik tradisional membutuhkan waktu beberapa hari hanya untuk menghasilkan beberapa meter kain.

Baca juga: Batik Tulis Berkah Lestari: Meneruskan Tradisi, Menembus Pasar Internasional

Namun, Suyatmi yakin, nilai tradisional tetap memiliki tempat di hati konsumen.

"Orang yang menyukai nilai-nilai tradisional pasti mencari lurik yang dibuat secara manual. Mereka adalah penjaga tradisi yang membantu kami bertahan," tambahnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)